Pelaksana Tugas Kasat Pol PP dan Damkar “Babak Belur” di DPRD Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2020 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kasat Pol PP dan Damkar menghadiri RDP di Gedung DPRD Sikka, Selasa (28/1)

Pelaksana Tugas Kasat Pol PP dan Damkar menghadiri RDP di Gedung DPRD Sikka, Selasa (28/1)

Maumere-SuaraSikka.com: DPRD Sikka menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Satuan Pol PP dan Damkar Sikka, Selasa (28/1). Pelaksana Tugas institusi ini Adeodatus Buang da Cunha dibikin “babak belur”.
RDP itu sendiri dipimpin Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri. Ketua DPC PKB Sikka itu memberi ruang yang luas kepada anggota Dewan mengkritisi kinerja kerja Satpol PP dan Damkar Sikka. Tak ayal, setidaknya terdapat 15 anggota DPRD Sikka yang “menghantam” Pelaksana Tugas Kasat Pol PP dan Damkar Sikka.
Ada beberapa masalah serius yang disoroti DPRD Sikka. Yang paling fenomenal yakni pelaksanaan terhadap Instruksi Bupati tentang Jual Beli Vanili. Tapi yang tidak kalah serunya adalah masalah pemecatan 4 orang anggota Banpol yang diduga menyalahi prosedur.
Selain itu DPRD Sikka juga menyoroti perekrutan anggota Banpol yang dilakukan tanpa melalui seleksi terbuka. Ada dugaan kongkalingkong dari model perekrutan tertutup.
Tidak cukup di situ, DPRD Sikka juga mengungkap “borok” masalah absennya Bendahara Satpol PP dan Damkar Sikka. Diduga ada masalah serius di balik sikap bendahara yang lebih memilih tidak berkantor dari pada masuk kerja.
Selain memberikan sorotan dan kritikan tajam, DPRD Sikka memberi apresiasi atas langkah Satpol PP dan Damkar mengamankan sejumlah pelajar yang bolos pada jam sekolah. Namun wakil rakyat mengingatkan untuk tidak mengabaikan tugas utama menertibkan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak masuk kerja, terutama penertiban internal pada ASN di Satpol PP dan Damkar.*** (eny)
Baca Juga :  Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA