DPRD Sikka Terserang Virus Indisipliner

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2020 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 7 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Maumere-SuaraSikka.com: Banyak agenda di DPRD Sikka yang tidak tuntas diselesaikan. Persoalannya antara lain akibat molornya jadwal sidang. Terkesan, anggota DPRD Sikka sedang terserang virus indisipliner.
Misalnya untuk hari ini, Rabu (29/1), diagendakan
pembahasan program kerja alat-alat kelengkapan dewan (AKD). Namun hingga pukul 09.00 Wita, baru 2 anggota dewan yang ada di Gedung Kantor DPRD Sikka. Yang lainnya baru datang di atas jam 10.00 Wita.
Ketua DPRD Sikka Donatus David baru tiba di Gedung DPRD Sikka pada pukul 10.27 Wita. Dia beralasan masih nenerima tamu di rumah dinasnya. Sementara Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri tiba di Gedung DPRD Sikka pukul 11.11 Wita. Dia beralasan sudah sejak pukul 09.00 Wita di Gedung DPRD, namun kemudian keluar lagi untuk mengikuti tugas kedinasan.
Donatus David yang diklarifikasi soal indisipliner para wakil rakyat, membantahnya. Dia mengatakan tidak semua agenda berjalan molor, karena ada juga kegiatan rapat yang dilaksanakan sesuai jadwal dan tepat waktu. Meski demikian, dia berterimakasih atas kritik terhadap lembaga perwakilan rakyat itu.
“Tidak semua indisipliner. Ada juga yang berjalan sesuai jadwal. Terima kasih untuk kritikan, semoga ini memberikan motivasi kinerja kepada pimpinan dan anggota,” jawab dia di ruang kerjanya, Rabu (29/1).
Catatan media ini, rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Sikka bersama Polres Sikka yang dilaksanakan Jumat (24/1), dimulai tidak tepat waktu. RDP baru dimulai pukul 11.00 Wita, itu pun terburu-buru karena mengejar jadwal pemadaman lampu.
Yoseph Karmianto Eri yang memimpin RDP, kemudian menskors kegiatan ini sampai Senin (27/1) dengan organisasi perangkat daerah yang lain. Ketika tiba Senin (27/1), justeru tidak terjadi RDP, karena Yoseph Karmianto Eri telah mengagendakan rapat pembahasan program kerja AKD. Agenda yang sama ini kemudian dijadwalkan lagi pada Rabu (29/1) hari ini.
Beberapa anggota DPRD Sikka yang ditemui terpisah, menyesalkan ketidakdisiplinan atas waktu. Agenda rapat yang sesuai Peraturan Tata Tertib dijadwalkan pukul 09.00 Wita, terkadang molor hingga 2-3 jam karena menunggu representasi kehadiran anggota.*** (eny)
Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA