Antisipasi Serangan DBD, Warga Waigete Sepakat Kerja Bakti Massal

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2020 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Waigete (baju merah) memimpin Rembug DBD, Kamis (30/1)

Camat Waigete (baju merah) memimpin Rembug DBD, Kamis (30/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga masyarakat Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka bersepakat melaksanakan kerja bakti massal setiap hari Jumat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya serangan virus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah itu.
Kesepakatan ini adalah salah satu poin penting dari Rapat Koordinasi Penanganan Kasus Demam Berdarah. Rakor yang disebut dengan Rembug DBD ini berlangsung di Aula Kantor Camat Waigete, Kamis (30/1). Rakor itu diinisiasi oleh Camat Ferdinand Evensius Edomeko.
Kerja bakti akan dilanjutkan setiap hari secara internal di desa-desa, sekolah-sekolah, dan semua kawasan pemukiman. Tujuan utamanya agar lingkungan terjamin aman dari jentik nyamuk.

Antisipasi Serangan DBD, Warga Waigete Sepakat Kerja Bakti Massal

“Saya ajak kita berembug, tidak saja karena Bupati menetapkan status KLB DBD. Tapi terutama karena sudah ada 224 pasien DBD, 2 dari itu meninggal, dan 5 di antaranya ada di Waigete. Kita harus berbuat sesuatu karena sangat mungkin korban DBD yang akan datang adalah anak kita, orang yang kita cintai. Maka mari kita kerja bakti untuk selamatkan anak-anak kita,” ajak mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka itu.
Ajakan untuk gerakan kerja bakti ini mendapat respon positip dari semua kalangan. Tidak hanya kepala desa dan dusun, tapi kepala sekolah semua tingkatan, kaum muda Katolik, remaja masjid, karang taruna, bersepakat melaksanakan kebersihan lingkungan.
Kapolsek Waigete Ipda Razes Manurung memastikan akan ikut terlibat aktif. Danposramil Serda Protadius mengingatkan agar Jumat (31/1) besok semua warga masyarakat terlibat kerja bakti.
Kades Wairbleler mengaku selama ini warga masyarakatnya terus melaksanakan kerja bakti. Hanya saja upaya itu bum maksimal membunuh jentik nyamuk. Dia pun meminta dibagikan kelambu dan abate.
“Selama ini kami bakti terus. Tapi masih ada nyamuk. Warga saya kena. Maka kami akan kerja terus. Tapi tolong nagi kami kelambu dan abate. Karena di Wairblerer ada 3 nanga yang dekat pemukiman,” pinta Kades Wairblerer.
Permintaan Kades Wairblerer ini akhirnya disetujui. Poin penting lain dari rakor yakni petugas medis Puskesmas Waigete akan melakukan pengumuman keliling di 9 desa terkait pencegahan DBD. Petugas medis juga akan membagikan kelambu kepada setiap warga. Juga akan dibagikan bubuk abate kepada warga yang
memiliki bak penampung air.
Dalam momen rakor itu, Camat Waigete mengingatkan agar setiap kepala keluarga harus menjaga kebersihan di rumah masing-masing. Tiap keluarga juga harus memiliki 1 juru pemantau jentik.
Untuk diketahui Rembug DBD ini baru pertama kali dilakukan di tingkat kecamatan. Padahal baru 5 warga Kecamatan Waigete yang terkena virus DBD yakni 2 di Wairbleler, 2 di Runut, dan 1 di Hoder.*** (eny)
Baca Juga :  Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA