29 Kasus Kekerasan Seksual, Tukang Ojek Tertinggi, Pelajar Terendah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2020 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suster Eustachia, SSpS

Suster Eustachia, SSpS

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRUK) merilis terjadi 29 kasus kekerasan seksual sepanjang tahun 2019. Pelaku tindakan kekerasan seksual yang paling tinggi adalah tukang ojek, dan yang terendah adalah pelajar.
Rilis TRUK ini disampaikan dalam catatan akhir tahun kekerasan terhadap perempuan dan anak. Catatan akhir tahun itu sendiri disampaikan kepada wartawan, Kamis (30/1) di Kantor TRUK yang beralamat di Jalan Ahmad Yani.
Pimpinan TRUK Suster Eustachia, SSpS, menjelaskan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terjadi pada beberapa kategori seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan dalam pacaran (KDP), dan kekerasan pada ranah komunitas.
Di kategori KDRT, terjadi 8 kasus kekerasan seksual, dengan korban 4 anak dan 4 perempuan dewasa. Sementara di tingkat KDP, terjadi 8 kasus kekerasan seksual dengan korban 3 anak dan 5 perempuan dewasa. Dan di ranah komunitas, TRUK mencatat 13 kekerasan seksual dengan korban 9 anak dan 4 perempuan dewasa.
“Kami menangani dan mendampingi 92 perempuan dan anak korban kekerasan. Dari data yang kami miliki, tukang ojek merupakan pelaku kekerasan seksual tertinggi, sementara yang terendah adalah pelajar,” ujar Suster Eustachia.
Meski menyampaikan data secara gamblang, TRUK tidak merincikan detail di tingkat mana saja kekerasan seksual yang melibatkan tukang ojek sebagai pelaku. Hal ini untuk menjaga profesionalisme kerja, termasuk melindungi hak-hak pelaku dan korban.*** (eny)
Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru