29 Kasus Kekerasan Seksual, Tukang Ojek Tertinggi, Pelajar Terendah

0
127
29 Kasus Kekerasan Seksual, Tukang Ojek Tertinggi, Pelajar Terendah
Suster Eustachia, SSpS
Maumere-SuaraSikka.com: Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRUK) merilis terjadi 29 kasus kekerasan seksual sepanjang tahun 2019. Pelaku tindakan kekerasan seksual yang paling tinggi adalah tukang ojek, dan yang terendah adalah pelajar.
Rilis TRUK ini disampaikan dalam catatan akhir tahun kekerasan terhadap perempuan dan anak. Catatan akhir tahun itu sendiri disampaikan kepada wartawan, Kamis (30/1) di Kantor TRUK yang beralamat di Jalan Ahmad Yani.
Pimpinan TRUK Suster Eustachia, SSpS, menjelaskan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terjadi pada beberapa kategori seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan dalam pacaran (KDP), dan kekerasan pada ranah komunitas.
Di kategori KDRT, terjadi 8 kasus kekerasan seksual, dengan korban 4 anak dan 4 perempuan dewasa. Sementara di tingkat KDP, terjadi 8 kasus kekerasan seksual dengan korban 3 anak dan 5 perempuan dewasa. Dan di ranah komunitas, TRUK mencatat 13 kekerasan seksual dengan korban 9 anak dan 4 perempuan dewasa.
“Kami menangani dan mendampingi 92 perempuan dan anak korban kekerasan. Dari data yang kami miliki, tukang ojek merupakan pelaku kekerasan seksual tertinggi, sementara yang terendah adalah pelajar,” ujar Suster Eustachia.
Meski menyampaikan data secara gamblang, TRUK tidak merincikan detail di tingkat mana saja kekerasan seksual yang melibatkan tukang ojek sebagai pelaku. Hal ini untuk menjaga profesionalisme kerja, termasuk melindungi hak-hak pelaku dan korban.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini