Penyidik Jerat Perekrut dengan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang

0
13
Penyidik Jerat Perekrut dengan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang
Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan
Maumere-SuaraSikka.com: Kasus gagalnya pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kabupaten Sikka terus berlanjut. Penyidik Polres Sikka akan menjerat perekrut dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di Mapolres Sikka, Selasa (11/2), memastikan akan memroses hukum kasus perekrutan TKI ilegal.
“Kami sementara menunggu laporan polisi dari Disnakertrans. Nanti kami proses berdasarkan UU TPPO,” jelas dia.
Sementara ini, kata dia, penyidik akan mengarahkan kasus hukum kepada Yosef Efendi selaku perekrut. Sedangkan 20 TKI ilegal, katanya, dalam kasus ini hanya sebagai korban.
Heffri Dwi Irawan belum memastikan berapa banyak orang yang terlibat pada proses perekrutan. Dalam proses penyelidikan, katanya, penyidik akan melakukan pengembangan untuk mencari tahu ada tidaknya keterlibatan pihak lain.
Sebagaimana diberitakan aparat Polres Sikka menggagalkan pemberangkatan 20 TKI ilegal dari Kabupaten Sikka ke Ketapang. Polisi mengamankan mereka di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2) pagi. Para TKI ilegal ini hendak berangkat menggunakan pesawat Wing’s Air menuju Denpasar.
Setelah itu melanjutkan lagi perjalanan ke Surabaya menggunakan pesawat. Kemudian dengan pesawat menuju Sampit. Setelah itu dari Sampit mengendarai bus menuju Ketapang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini