Penyidik Jerat Perekrut dengan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2020 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 70 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus gagalnya pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kabupaten Sikka terus berlanjut. Penyidik Polres Sikka akan menjerat perekrut dengan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di Mapolres Sikka, Selasa (11/2), memastikan akan memroses hukum kasus perekrutan TKI ilegal.
“Kami sementara menunggu laporan polisi dari Disnakertrans. Nanti kami proses berdasarkan UU TPPO,” jelas dia.
Sementara ini, kata dia, penyidik akan mengarahkan kasus hukum kepada Yosef Efendi selaku perekrut. Sedangkan 20 TKI ilegal, katanya, dalam kasus ini hanya sebagai korban.
Heffri Dwi Irawan belum memastikan berapa banyak orang yang terlibat pada proses perekrutan. Dalam proses penyelidikan, katanya, penyidik akan melakukan pengembangan untuk mencari tahu ada tidaknya keterlibatan pihak lain.
Sebagaimana diberitakan aparat Polres Sikka menggagalkan pemberangkatan 20 TKI ilegal dari Kabupaten Sikka ke Ketapang. Polisi mengamankan mereka di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2) pagi. Para TKI ilegal ini hendak berangkat menggunakan pesawat Wing’s Air menuju Denpasar.
Setelah itu melanjutkan lagi perjalanan ke Surabaya menggunakan pesawat. Kemudian dengan pesawat menuju Sampit. Setelah itu dari Sampit mengendarai bus menuju Ketapang.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru