Perekrut Tidak Paham Prosedur, Mengaku Rugi Puluhan Juta Rupiah

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2020 - 12:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosef Efendi (sedang telpon), perekrut tenaga kerja ilegal yang diamankan aparat kepolisian di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2)

Yosef Efendi (sedang telpon), perekrut tenaga kerja ilegal yang diamankan aparat kepolisian di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Yosef Efendi, perekrut tenaga kerja di Kabupaten Sikka mengaku tidak paham prosedur perekrutan. Dia pun terpaksa merugi puluhan juta rupiah.
Pria berambut panjang yang sudah 25 tahun bekerja di PT CMI di Ketapang Kalimantan Barat, merekrut 20 tenaga kerja dari Kecamatan Hewkloang dan Bola. Para tenaga kerja ini akan dipekerjakan di PT CMI sebagai petani di bidang pertanian.
Kepada wartawan di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2), Yosef Efendi mengaku tidak paham prosedural perekrutan tenaga kerja. Dia beralasan di Kalimantan biasanya tidak pernah ada prosedural. Pihak perusahaan memasukkan saja tenaga kerja tanpa perlu ada dokumen administrasi dan perizinan.
“Saya tidak tahu prosedur dan sebagainya. Mereka ini kan saudara-saudara saya satu kampung. Saya datang ke sini dan lihat mereka menganggur, saya ajak kerja di sana. Jadi terus terang saya tidak mengerti prosedural. Saya bukan perekrut,” ujar dia.
Yosef Efendi mengaku menanggung semua biaya pemberangkatan 20 TKI ilegal dari tempat asal hingga tempat tujuan. Dari Kabupaten Sikka mereka menggunakan Wing’s Air menuju Denpasar.
Setelah itu melanjutkan lagi perjalanan ke Surabaya menggunakan pesawat. Kemudian dengan pesawat menuju Sampit. Setelah itu dari Sampit mengendarai bus menuju Ketapang.
“Bapak hitung saja kerugian saya. Itu uang pribadi saya. Jadi yah saya juga tidak mau rugi, kalau tahu proseduralnya,” kesal dia.
Sebagaimana diberitakan aparat Polres Sikka menggagalkan pemberangkatan 20 tenaga kerja ilegal dari Kabupaten Sikka ke Ketapang. Polisi mengamankan mereka di Bandara Frans Seda Maumere, Selasa (11/2) pagi. Para TKI ilegal ini hendak berangkat menggunakan pesawat Wing’s Air.*** (eny)
Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru