Valentine, Sebuah Ungkapan Kasih Sayang

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2020 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Hari Valentine atau disebut juga Hari St. Valentine diperingati setiap tanggal 14 Februari. Hari tersebut lekat dengan hari untuk mengungkap kasih sayang dengan ucapan atau hadiah bagi orang-orang dekat.

Dikutip dari Ensiklopedia Britannica, Valentine berawal dari festival Romawi Lupercalia, yang diadakan pada pertengahan Februari.

Festival tersebut merayakan kedatangan musim semi, termasuk upacara kesuburan dan hari perjodohan dengan lotre bagi pria dan wanita. Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I menggantikan Lupercalia dengan Hari St. Valentine. Valentine mulai lekat dengan keromantisan mulai sekitar abad ke-14.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada beberapa legenda yang menyebut dari mana nama Valentine berasal. Hari itu dipercaya diambil dari nama seorang imam yang mati syahid sekitar 270 M dari Kaisar Claudius II Gothicus. Menurut legenda, sang imam menandatangani surat “dari Valentine Anda” kepada putri sipirnya, yang telah dia kenal dan telah sembuh dari kebutaan.

Catatan lain menyatakan, nama Valentine berasal dari Santo Valentine dari Terni, seorang uskup. Beberapa sumber menyebutkan, dua orang itu sebenarnya sama.

Legenda umum lainnya menyatakan St. Valentine menentang perintah kaisar dan diam-diam menikahkan pasangan suami istri untuk menyelamatkan suami dari perang. Membantu orang Kristen adalah sebuah pelanggaran bagi Kaisar (pada masa itu Kristen dianggap agama sesat di Roma). Valentine kemudian ditangkap dan dipenjara.

Baca Juga :  NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Saat Kaisar memanggilnya, dengan berani dia justru bersaksi dan menyuruh Kaisar bertobat. Valentine dihukum mati karenanya. Dia dirajam batu sebelum kepalanya dipenggal di luar gerbang Flaminia.

Berdasarkan kisah lainnya, ketika dalam penjara, Valentine jatuh cinta dengan putri sipir penjara dan mengirim surat pada tanggal 14 Februari sebagai ungkapan perasaannya dan ucapan perpisahan sebelum di eksekusi.
Mengenakan mahkota bunga, tengkorak Santa Valentine diletakkan di Chiesa di Santa Maria di Cosmedin, Plaza Bosca de lla Verita, Roma. Para pasangan menganggap tempat tersebut sebagai situs suci yang mengisahkan keabadian dan pengorbanan cinta.
Hari Valentine mulai muncul pada tahun 1500-an, dan pada akhir tahun 1700-an kartu yang dicetak secara komersial mulai digunakan. Kartu Velantine pertama di Amerika Serikat dicetak pada pertengahan tahun 1800-an.
Simbol-simbol yang lekat dengan Valentine umumnya adalah Cupid, dewa cinta Romawi, bersama dengan gambar hati. Karena musim kawin burung dimulai pada pertengahan Februari, burung juga menjadi simbol Valentine.
Sementara, hadiah yang biasa diberikan saat Valentine termasuk permen dan bunga, khususnya mawar merah, simbol kecantikan dan cinta.
Valentine populer di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan juga dirayakan di negara lain, termasuk Argentina, Perancis, Meksiko, dan Korea Selatan.
Di Filipina, ratusan pasangan memilih 14 Februari sebagai tanggal pernikahan. Namun pemaknaan Valentine meluas ke ekspresi kasih sayang di antara saudara dan teman. Banyak anak sekolah bertukar kartu atau hadiah satu sama lain pada hari ini.
Tradisi valentine di satu negara berbeda dengan negara lainnya. Misalnya di Korea Selatan, tradisi valentine di Korea Selatan adalah tanggal 14 Februari di mana perempuan memberikan coklat ke laki-laki.
Kemudian satu bulan setelahnya, yaitu tanggal 14 Maret yang biasanya disebut white day, laki-laki memberikan kepada perempuan hadiah pengganti.
Berbeda dengan Korea Selatan, Desa St.Veint di Perancis merayakan hari valentine dengan menanam pohon untuk memperingati cinta, sementara itu ada juga yang bertukar catatan kasih sayang yang disebut cartes d’amities.
Beralih dari Perancis, perayaan hari valentine di Cina biasanya disebut dengan Festival Qizi. Pada festival ini perempuan biasanya berdoa untuk mendapakan suami yang baik.
Tidak hanya satu pihak yang memberikan, di Jerman valentine dirayakan dengan bertukar patung, gambar dan coklat berbentuk babi.*** (*/eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA