Paskah Kehadiran Staf Kementerian Kesehatan, DBD Renggut Korban Kelima

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2020 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus

Maumere-SuaraSikka.com: Belum lama ini staf Kementerian Kesehatan RI mendatangi Kabupaten Sikka. Kehadiran mereka dalam upaya perang melawan demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu. Paskah kehadiran, justeru DBD merenggut lagi satu nyawa. Ini merupakan korban kelima di tahun ini.
Diketahui bayi 4 tahun bernama Rifalno Susanto Yulfrus asal Desa Nitakloang Kecamatan Nita, meninggal dunia Jumat (14/2) malam di RSUD TC Hillers Maumere. Dia dirujuk dari RS Santa Elisabeth Lela.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus yang dihubungi per telepon selular, Minggu (16/2), membenarkan kematian korban kelima akibat serangan DBD.
Mario Nara, Dokter Spesialis Anak pada RSUD TC Hillers, menjelaskan pasien sebelumnya dirawat di RS Santa Elisabeth Lela sejak Rabu (5/2). Kemudiqn dirujuk ke RSUD TC Hillers pada Kamis (13/2) dengan kondisi memburuk.
Saat itu pasien dengan kondisi DBD grade tiga, enaefalopati dengue, anemia gravis, efusi paru kanan hipo albumin. Kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal.
Untuk tahun ini, sudah terjadi lebih dari 600 kasus DBD di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) setelah 2 anak meninggal. Paskah KLB, serangan DBD makin meluas, dan menelan lagi 3 korban.
Pelaksana Harian Sekda Sikka Sirilus Wihelmus menyebut pemerintah daerah telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 14 hari ke depan sejak Rabu (5/2). Dia bertekad tidak ada lagi korban jiwa akibat DBD. Namun apa yang disampaikan Sirilus Wihelmus tidak terbukti, karena justru pada perpanjangan tanggap darurat itu, jatuh lagi korban nyawa.*** (eny)
Baca Juga :  All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA