Paskah Kehadiran Staf Kementerian Kesehatan, DBD Renggut Korban Kelima

0
37
Paskah Kehadiran Staf Kementerian Kesehatan, DBD Renggut Korban Kelima
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus
Maumere-SuaraSikka.com: Belum lama ini staf Kementerian Kesehatan RI mendatangi Kabupaten Sikka. Kehadiran mereka dalam upaya perang melawan demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu. Paskah kehadiran, justeru DBD merenggut lagi satu nyawa. Ini merupakan korban kelima di tahun ini.
Diketahui bayi 4 tahun bernama Rifalno Susanto Yulfrus asal Desa Nitakloang Kecamatan Nita, meninggal dunia Jumat (14/2) malam di RSUD TC Hillers Maumere. Dia dirujuk dari RS Santa Elisabeth Lela.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus yang dihubungi per telepon selular, Minggu (16/2), membenarkan kematian korban kelima akibat serangan DBD.
Mario Nara, Dokter Spesialis Anak pada RSUD TC Hillers, menjelaskan pasien sebelumnya dirawat di RS Santa Elisabeth Lela sejak Rabu (5/2). Kemudiqn dirujuk ke RSUD TC Hillers pada Kamis (13/2) dengan kondisi memburuk.
Saat itu pasien dengan kondisi DBD grade tiga, enaefalopati dengue, anemia gravis, efusi paru kanan hipo albumin. Kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal.
Untuk tahun ini, sudah terjadi lebih dari 600 kasus DBD di Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) setelah 2 anak meninggal. Paskah KLB, serangan DBD makin meluas, dan menelan lagi 3 korban.
Pelaksana Harian Sekda Sikka Sirilus Wihelmus menyebut pemerintah daerah telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 14 hari ke depan sejak Rabu (5/2). Dia bertekad tidak ada lagi korban jiwa akibat DBD. Namun apa yang disampaikan Sirilus Wihelmus tidak terbukti, karena justru pada perpanjangan tanggap darurat itu, jatuh lagi korban nyawa.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini