Puluhan Turis Australia Datang dari Singapura, Pemkab Sikka Wanti-Wanti Corona

0
72
Puluhan Turis Australia Datang dari Singapura, Pemkab Sikka Wanti-Wanti Corona
Kapal pesiar MV Coral Adventurer
Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan turis dari Australia dikabarkan tiba di Maumere, Senin (17/2). Mereka datang dari Singapura menggunakan kapal pesiar. Pemerintah setempat pun sibuk mewanti-wanti masuknya virus corona.
Asep Purnama, salah seorang dokter spesialis di RSUD TC Hillers Maumere, menulis di akun facebook-nya, Sabtu (15/2) malam, terkait rapat koordinasi antisipasi virus corona. Dia ikut menghadiri rapat tersebut.
“Dalam rangka “menyambut” kedatangan 51 wisatawan Singapura (plus 36 crew kapal) yg akan berkunjung ke Maumere, jajaran RSUD TC Hillers, Dinas Kesehatan Sikka dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Maumere mengadakan rapat koordinasi mengantisipasi kemungkinan “masuknya” virus corona (COVID-19) melalui para wisatawan Singapura,” tulis dia.
Menurut dia, rencana kapal pesiar yg membawa rombongan wisatawan akan merapat di Pelabuhan Laurens Say pada Senin (17/2) pukul 07.00 Wita. Rombongan selanjutnya akan menuju ke beberapa lokasi wisata di seputar Sikka.
“Semoga semua berjalan lancar dan virus corona tidak “singgah” di Maumere Manise. Amin,” tulis dia.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus yang dihubungi Minggu (16/2) memastikan telah digelar rapat koordinasi sehubungan dengan kehadiran wisatawan mancanegara dari Singapura. Pemerintah daerah setempat mengantisipasi masuknya virus corona.
Sementara itu Dominggus Koro dari Asita Maumere, membenarkan sebuah kapal pesiar akan bersandar di Pelabuhan Laurens Say, Jumat (17/2) pagi. Dia sendiri menjadi salah satu guide, yang disiapkan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
“Ya, betul, besok ada kapal turis, namanya Coral Adventurer, datang dari Singapura. Agen yang handle itu Signature Papua. Turis 46 orang, semua dari Australia. Crew 9 orang. Total 55 orang,” jelas Dominggus Koro melalui pesan whatsapp.
Dari scheddule time yang disampaikan ke media ini, para turis akan berpelesir ke Kampung Tradisional Watublapi di Kecamatan Hewokloang. Dari situ dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Alok Maumere. Setelah itu kembali lagi ke atas kapal untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikut.
Terkait rapat koordinasi beberapa instansi pemerintah sehubungan dengan antisipasi virus corona, Dominggus Koro mengaku tidak mengetahuinya.
“Kurang tahu. Kami tidak diundang le. Kami tidak tahu. HPI hanya sediakan pemandu untuk urus turis, tapi tidak dilibatkan bicara virus dan kesehatan turis,” tulis dia.
Direktur RSUD TC Hillers Clara Francis menjelaskan turis asing yang akan tiba besok, sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan di Labuan Bajo Kabupaten Manggara Barat. Meski demikian KKP Maumere akan melaksanakan pemeriksaan di atas kapal sesuai tuntutan prosedural. Jika ada turis yang mengalami suspek, Clara Francis mengatakan pihak rumah sakitnlangsung melakukan penanganan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini