Baru Pulang dari Batam, Seorang Warga Palue Ditolak di Kampung Sendiri

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2020 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat warga Kecamatan Palue yang ditolak warga kampung, sesaat tiba di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Senin (30/3) siang

Empat warga Kecamatan Palue yang ditolak warga kampung, sesaat tiba di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Senin (30/3) siang

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib malang dialami ZL, 35 tahun. Warga Kecamatan Palue Kabupaten Sikka ini diketahui baru kembali dari Batam. Setelah beberapa hari di kampungnya, justeru dia ditolak warga kampung sendiri. Warga kuatir dia membawa masuk virus corona.

Informasi yang dihimpun media ini, ZL diketahui berada di Batam selama 8 tahun. Dia kembali ke Maumere pada Kamis (19/3) dengan menggunakan pesawat. Selanjutnya dia langsung ke kampungnya di Kecamatan Palue.

Pria ini masih tinggal nyaman beberapa hari bersama keluarga. Belakangan warga mengetahui kehadirannya, dan akhirnya menolak dia dari kampung itu. Bukan hanya dia saja yang ditolak, tetapi termasuk ibu kandungnya, saudari kandungnya, dan seorang keponakan yang berusia 8 tahun.

Pada Senin (30/3), ZL bersama ibu kandung, saudari kandung dan keponakan, terpaksa meninggalkan kampung menuju Maumere. Mereka mengungsi dengan menggunakan kapal kayu penyeberangan. Berangkat dari Palue pukul 08.00 Wita, dan tiba di Pelabuhan Laurens Say pukul 13.32 Wita.

Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid Sikka menerjunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan ZLdan pengambilan data di Pelabuhan Laurens Say. Setelah itu ZL dibawa dengan ambulance ke Posko Satgas Covid di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Usai pemeriksaan, ZL disarankan untuk karantina mandiri di rumah keluarganya di Maumere. Namun semua keluarga di Maumere menolak memberikan tumpangan. Tim Posko Satgas Covid lalu berkoordinasi dengan manajemen RSUD TC Hillers Maumere, namun disarankan untuk karantina mandiri.

Tim Posko Satgas Covid kemudian berkoordinasi dengan Penjabat Sekda Sikka, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sikka, Kaban Kesbangpol Sikka, Sekretaris Dinkes Sikka, dan Caritas Keuskupan Maumere. Akhirnya pada pukul 20.15 Wita ZL bersama ibu kandung, saudari kandung dan keponakan, diantar ke Rumah Singgah ODHA (Orang dengan HIV AIDS) di Kelurahan Waioti.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru