Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 206 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa

Anggota Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa

Maumere-SuaraSikka.com: Bantuan seng untuk warga 5 desa di Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, masih menyisakan persoalan. Pasalnya seng bantuan ukuran 0,02 disebut-sebut berukuran tipis, karena itu tidak layak dijadikan atap rumah.

“Sangat tipis, tidak layak huni,” seru Anggota Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa di Forum Rapat Paripurna DPRD Sikka, Rabu (26/8).

Dia merespon klarifikasi yang disampaikan Pelaksana Tugas Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa terkait bantuan seng dipersoalkan Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Garda Solidaritas.

Menurut dia, ukuran seng 0,02 sangat tidak ideal bagi ketahanan atap rumah bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Dengan fakta erupsi yang terus menerus dan tidak pernah berhenti, Fabianus Toa meyakini seng tersebut gampang sekali cepat rusak akibat digerogoti abu vulkanik.

Baca Juga :  BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Fabianus Toa mengatakan informasi yang diperoleh bahwa bantuan 10.000 lembar seng yang diberikan kepada warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, sebenarnya merupakan seng sisa dari Kabupaten Flotim.

“Itu pengadaan supplier untuk Flotim, ada sisa 12.000, lalu 10.000 diberikan kepada warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Sikka,” tegas dia.

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA