


Maumere-SuaraSikka.com: Dentuman keras menggetarkan bumi Flores, Kamis (27/8) sekitar pukul 08.30 Wita. Banyak yang mengira terjadi gempa susulan. Ternyata bunyi keras tersebut datang dari Kabupaten Flores Timur. Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi lagi.
Pulau Flores sepertinya dikerubungi bencana. Belum selesai penderitaan akibat gempa bumi tektonik, lalu gempa susulan yang terus menerus mengancam, Gunung Lewotobi Laki-Laki belum berhenti “batuk”. Warga masyarakat Kecamatan Talibura di Kabupaten Sikka yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Flores Timur, menjadi yang paling cemas atas situasi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi dari Badan Geologi, erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bersamaan dentuman pagi tadi, dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 2.500 meter di atas puncak, atau kurang lebih 4.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 5 detik.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Status Siaga. Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
“Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” demikian imbauan yang disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












