Jembatan Gantung dan Nasib Miris Transportasi Korobhera

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2020 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 45 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah jembatan gantung membentang di atas Kali Arewawo di Kecamatan Mego Kabupaten Sikka. Panjangnya kurang lebih 60 meter. Dari atas jembatan gantung itu bisa dilihat mirisnya nasib akses transportasi ke Desa Korobhera.

Jembatan gantung ini dibangun pada tahun 2012 dengan sumber dana dari Bantuan PNPM Mandiri Pedesaan. Tidak ada informasi yang pasti berapa anggaran yang dihabiskan untuk konstruksi tersebut.

Kehadiran jembatan gantung, dirasakan sangat penting sekali. Terlebih lagi ketika Kali Arewawo tidak bisa dilewati kendaraan bermotor akibat banjir bandang. Dalam kondisi banjir bandang, praktis Desa Korobhera terisolir. Harapan satu-satu 1.000 lebih warga desa tersebut hanya pada jembatan gantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang terlihat pada Senin (30/3), Kali Arawawo tidak bisa dilintasi, akibat debit air yang tinggi. Dua mobil yang hendak menuju ke Korobhera, tidak bisa menyeberang. Akibatnya semua penumpang turun, menyeberangi jembatan gantung, dan menggunakan jasa ojek hingga ke tempat tujuan.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Melewati jembatan gantung, sepertinya sudah menjadi hal biasa bagi masyarakat di desa ini. Pejalan kaki menikmati penyeberangan di atas jembatan gantung. Tidak saja pejalan kaki, kendaraan roda dua pun dengan gampang melewati jembatan gantung.

Konstruksi jembatan gantung ini dari besi baja. Sarana untuk pejalan kaki dan kendaraan bermotor terbuat dari balok dan papan yang dipasang melintang selebar kurang lebih 1 meter. Banyak papan dan balok yang tampak sudah rapuh. Di beberapa bagian malah kelihatan sudah bolong. Tidak disadari, maut sedang mengancam para pelintas jalan.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Menembus Desa Korobhera, memang tidak mudah. Selepas dari jembatan gantung, pejalan kaki dihadapkan dengan ruas jalan yang buruk. Ruas jalan masih dengan jalan tanah, kecuali di beberapa bagian terlihat sudah ada jalan rabat. Itu pun jalan rabat sudah banyak yang rusak.

Tiga kilometer ke Kantor Desa Korobhera, melewati jalan tanah dan jalan rabat yang rusak, butuh waktu 20-25 menit. Pengendara roda dua harus ekstra hati-hati. Pemandangan laut lepas di bagian utara, menjadi hiburan tersendiri.

Korobhera bukan tempat terakhir di wilayah yang terisolir ini. Jalur transportasi dari Korobhera, menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Lela. Struktur jalannya pun adalah jalan tanah dan jalan rabat. Sebuah kondisi mengenaskan, setidaknya butuh perhatian serius pemerintah.*** (vicky da gomez)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD
Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Pastikan Buruh Layak Dapat Jaminan Hidup
Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
Penertiban Eks Pasar Geliting, Pedagang Wajib Tempati Pasar Wairkoja
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
BRI Maumere Bayar Klaim Asuransi Davestera BRILife, Angkanya Fantastis!

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru