Buntut Penolakan Warga, ODP Penghuni Rumah Singgah ODHA Dievakuasi

0
64
Buntut Penolakan Warga, ODP Penghuni Rumah Singgah ODHA Dievakuasi
Evakuasi ODP penghuni Rumah Singgah ODHA di Kelurahan Waioti, Kamis (2/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Sikka, Kamis (2/4), mengambil sikap cepat mengevakuasi ODP Covid dan keluarga dari Rumah Singgah ODHA di Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka.

Langkah ini dilakukan menyusul sebelumnya sejumlah warga RT/RW 001/001 dan RT/RW 002/001 Kelurahan Waioti melakukan aksi penolakan terhadap 4 warga Kecamatan Palue yang sedang menghuni Rumah Singgah ODHA.

Sebuah kendaraan APV yang baru masuk, langsung parkir di dekat Rumah Singgah ODHA. Seorang staf KPA Sikka kemudian memandu ZL ke kendaraan tersebut. Ibu kandung, saudari kandung, dan keponakan ZL, mengikuti dari belakang.

ZL mengenakan jaket tebal bercorak loreng. Kepalanya ditutupi topi berwarna putih. Wajah pria berusia 35 tahun ini ditutup dengan selembar kain berwarna merah. Sementara ibu kandung, saudari kandung dan keponakannya, tampak tidak menutupi wajah.

Puluhan warga Kelurahan Waioti menyaksikan proses evakuasi. Ada yang berdiri berkerumun di jalan, ada yang melihat saja dari halaman rumah. Tidak ada komentar dan reaksi apapun dari mereka.

Pater Vande Raring, salah seorang relawan kemanusiaan yang membawa kendaraan APV, menyampaikan ZL dan keluarganya diungsikan ke tempat yang lebih nyaman, menyusul penolakan warga di sekitar Rumah Singgah ODHA.

Sebelumnya, pagi tadi sejumlah warga RT/RW 001/001 dan RT/RW 002/001 Kelurahan Waioti menolak kehadiran ZL bersama keluarga. Alasan penolakan karena ZL diduga positip Covid 19. Meskipun sudah dijelaskan oleh Lurah Waioti Maria Anita Yuniati dan Camat Alok Timur Peter Ambrosius terkait status dan riwayat kesehatan ZL, warga tetap bersikeras ZL dan keluarganya harus keluar dari wilayah itu.

ZL yang baru pulang dari Batam pada Kamis (19/3), tinggal di kampungnya bersama ibu kandung, saudari kandung, dan keponakan kandung. Warga di desa itu melakukan penolakan, dan akhirnya mereka ke Maumere. Petugas kesehatan dari Satgas Covid memeriksa kesehatan ZL di Pelabuhan Laurens Say Maumere. Dia pun disarankan karantina mandiri, dan dititipkan di Rumah Singgah ODHA.

Hingga aksi penolakan warga, belum ada satu pun warga Kabupaten Sikka yang dinyatakan positip Covid 19. Data dari Posko Satgas Covid 19 hingga pukul 08.00 Wita hari ini, menunjukkan 3.230 pelaku perjalanan dan 64 ODP. Sebelumnya terdapat 1 PDP yang kemudian dinyatakan sudah sembuh.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini