Warga Waioti Tolak ODP dan HIV Penghuni Rumah Singgah ODHA

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 April 2020 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga protes kehadiran penghuni Rumah Singgah ODHA, Kamis (2/4)

Warga protes kehadiran penghuni Rumah Singgah ODHA, Kamis (2/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka melakukan aksi Kamis (2/4) sekitar pukul 09.00 Wita. Mereka menolak pasien ODP dan HIV yang menghuni Rumah Singgah ODHA.
Sejumlah warga RT/RW 002/001 dan RT/RW 003/001 mendatangi Rumah Singgah yang terletak tidak jauh dari situ. Mereka berteriak-teriak meminta penghuni Rumah Singgah segera keluar dari tempat itu. Warga kuatir menularnya penyakit, terutama virus corona yang sedang mewabah.
Pantauan media ini, Lurah Waioti Maria Anita Yuniati memberikan penjelasan kepada warga terkait HIV dan ODP. Namun apapun penjelasannya, tidak diterima warga yang kira-kira berjumlah 20 orang.
Tim Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 turun ke lokasi. Dokter dan petugas kesehatan berupaya memberikan pemahaman terkait keberadaan penghuni ODP dan HIV di Rumah Singgah. Warga tetap saja tidak menerima penjelasan.
Setiap penjelasan yang disampaikan petugas kesehatan, pembicaraannya langsung dipotong warga. Mereka terus mendesak agar penghuni Rumah Singgah dikeluarkan dari lingkungan mereka.
“Kami tidak mau dengar penjelasan. Kami hanya minta mereka segera angkat kaki dari sini,” ujar seorang warga yang memotong penjelasan petugas kesehatan.
Tidak kuasa menahan desakan dan protes warga, akhirnya Tim Satgas Covid tinggalkan lokasi untuk berkoordinasi dengan pengambilan keputusan. Hingga saat ini belum diketahui langkah yang akan diambil Satgas Covid.
Rumah Singgah ini sementara dihuni oleh 4 orang dari Kecamatan Palue yakni ZL bersama ibu kandungnya, saudari kandungnya dan keponakannya. Mereka berempat dititipkan sementara di rumah singgah sejak Senin (30/3) lalu.
Sebagaimana diberitakan, ZL baru kembali dari Batam pada Kamis (19/3) lalu. Kehadiran ZL di desanya di Kecamatan Palue, meresahkan warga di tengah merebaknya virus corona. Warga di desa itu lalu ramai-ramai menolak ZL bersama keluarganya.
ZL bersama keluarganya kemudian dibawa ke Maumere untuk melakukan pemeriksaan. Petugas kesehatan langsung memeriksa di Pelabuhan Laurens Say. ZL disarankan untuk melakukan karantina mandiri.
Persoalannya, keluarga ZL yang di berada di Maumere menolak memberikan tumpangan. Setelah melalui koordinasi dengan beberapa pihak, akhirnya ZL bersama ibu kandung, saudari kandung dan keponakan, dikarantinakan di Rumah Singgah ODHA.
Rumah Singgah ODHA ini adalah rumah milik orang yang dikontrak Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi NTT sejak tahun 2018. Selama ini, jika ada ODHA yang menghuni rumah singgah, warga sekitar merespons secara positip.*** (eny)
Baca Juga :  Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores
237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad melantik Melchias Markus Mekeng menjadi Ketua Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8) (foto: tempo)

Nasional

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:35 WITA