Warga Perumnas Tolak Karantina Penumpang Lambelu di SDI Wairklau

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 April 2020 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 116 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Perumnas Maumere memalang pintu masuk SDI Wairklau, Senin (6/4)

Warga Perumnas Maumere memalang pintu masuk SDI Wairklau, Senin (6/4)

Warga Perumnas Tolak Karantina Penumpang Lambelu di SDI Wairk
Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan warga Perumnas Kelurahan Madawat Kecamatan Alok Kabupaten Sikka menolak SDI Wairklau dijadikan tempat karantina bagi penumpang KM Lambelu.

Sejumlah warga Perumnas memalang pintu masuk SDI Wairklau. Mereka membentang sebuah spanduk yang isinya menolak penumpang KM Lambelu dikarantinakan di sekolah itu.

Sekolah ini letaknya di pemukiman penduduk. Kehadiran penumpang KM Lambelu mengkuatirkan penularan virus corona kepad warga di situ.

Dominggus Ndaparoka, Pemuda Pelopor Keluarahan Madawat menegaskan warga Perumnas tidak berkenan SDI Wairklau dijadikan tempat karantina. Dia mengusulkan pemerintah mencari lokasi lain yang jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu beberpa guru SDI Wairklau yang enggan menyebutkan namanya mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 10 ruang kelas untuk menampung penumpang KM Lambelu.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

“Tadi pagi disampaikan Kepala Sekolah, ada telepon dari Kadis PKO, sekah kami jadi tempat karantina. Kami sudah siapkan 10 ruang kelas. Katanya setiap ruang kelas untuk 5 orang,” jelas seorang guru.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Sikka memastikan akan melakukan karantina terhadap 233 penumpang KM Lambelu yang dijadwalkan tiba Senin (6/4) malam ini. Pemerintah sudah menyiapkan 7 tempat karantina.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA