Maumere-SuaraSikka.com: Semua warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka, Sabtu (11/4), pagi tadi mengikuti pemeriksaan rapid test, kecuali seorang bayi berusia 1 tahun.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan yang menjalani rapid test sebanyak 172 orang. Bayi yang tidak rapid test, hanya diambil vena-nya saja.
Sebelum pengambilan sampel darah, warga karantina yang adalah penumpang KM Lambelu, terlebih dahulu melaksanakan kegitan berjemur di panas matahari dan melakukan kegiatan olahraga sekitar pukul 09.00 Wita. Kegiatan olah raga dipandu Tim Pengamanan Covid Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kurang lebih pukul 10.00 Wita, tim relawan melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan kepada semua warga karantina.
Satgas Covid Sikka mendesain kegiatan rapid test diawali dengan doa bersama. Pastor Paroki Santo Thomas Morus Romo Laurens Noi memimpin doa bersama untuk memberikan penguatan dan peneguhan.
Ada 2 tim pemeriksaan rapid test, di mana yang bertugas di Gedung SCC dipimpin Sekretaris Dinas Kesehatan Sikka Dokter Clara Francis, dan di Rujab Bupati Sikka dipimpin Dokter Harlyn Hutahuruk.
Adapun tim yang melakukan rapid test yakni 10 petugas Analisis Laboratorium RSUD TC Hillers Maumere dan 7 petugas dari Posko Covid Sikka dari Dinas Kesehatan. Tim pemeriksa dibantu Tim Pengamanan terdiri dari 12 personil Kodim Sikka, 12 personil Lanal Maumere, 12 personel Polres Sikka, 30 personil Brimob B Pelopor, 12 personil SatPol PP Sikka, dan 14 personil BPBD Sikka.
Pelaksanaan kegiatan rapid test berlangsung aman dan lancar. Semua warga sangat kooperatif membantu kegiatan ini. Petrus Herlemus mengatakan hasil rapid test bisa diketahui malam ini.*** (eny)















