2 Guru Mutasi ke Bagian Protokol, Ternyata Tidak Layak Mengajar

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Juli 2021 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Partai Hanura Wenseslaus Wege

Anggota Fraksi Partai Hanura Wenseslaus Wege

Maumere-SuaraSikka.com: Beberapa waktu lalu dua orang guru dimutasikan ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Setda Sikka. Ternyata dua guru ini diketahui tidak layak mengajar.

Alasan mutasi ini terang-benderang disampaikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat menyampaikan keterangan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi atas Pidato Pengantar Pertanggunganjawab Pelaksanaan APBD 2020, Rabu (14/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya Fraksi Partai Hanura mempersoalkan dimutasinya 2 guru tersebut ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah.

“Terkait 2 guru yang dimutasikan ke Humas, Fraksi meminta untuk segera dikembalikan ke Dinas PKO sehingga dapat menjalankan tugas mengajar sebagai seorang guru,” pinta Ketua Fraksi Partai Hanura Vincentius Langga, Senin (12/7).

Bupati Sikka mengatakan pada prinsipnya pemerintah dalam hubungan dengan kewenangan Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian melaksanakan tugas dan kewenangannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

“Tenaga guru yang dimutasikan ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah adalah guru yang tidak layak mengajar,” terang Bupati Sikka.

Guru yang tidak layak mengajar, jelas Bupati Sikka, sebagai akibat dari tenaga guru yang bersangkutan tidak sanggup mengumpulkan angka kredit dan tidak mampu mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru dan tidak lulus sebagai persyaratan utama menjadi guru berdasarkan amanat Pasal 2 ayat (2) UU Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen.

Selain itu, tambah Bupati Sikka, terhadap guru dengan pengangkatan sebagai CPNS/PNS berdasarkan database dengan ijazah SLTA murni, tetapi tidak melanjutkan ke jenjang S1 Pendidikan Guru, maka PNS yang bersangkutan dapat dimutasikan menjadi pegawai administrasi karena tidak layar mengajar dan tidak terakomodir dalam Dapodik.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Anggota Fraksi Partai Hanura Wenseslaus Wege sempat menglarifikasi penjelasan Bupati Sikka. Dia meyakini keterangan pemerintah disusun Kepala Dinas PKO dan Bupati hanya membacakannya.

“Dua guru itu tidak lulus PPPG itu penjelasan tersebut keliru,” ujar dia.

Menurut Wenseslaus Wege ada 16
guru di Kabupaten Sikka yang tidak mampu mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru. Dua guru yang dimutasikan ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah, kata dia, tidak termasuk dalam 16 guru tersebut.

Wenseslaus Wege terus mendesak agar 2 guru itu dikembalikan ke Dinas PKO. Bupati Sikka kemudian meminta agar persoalan teknis ini dibahas pada rapat Badan Anggaran yang dijadwalkan mulai berlangsung hari ini.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA