Dendam Papua Tuntas, Bantai Tim Sepak Bola Jawa Barat

0
1012
Dendam Papua Tuntas, Bantai Tim Sepak Bola Jawa Barat
Pesepakbola Papua M Arody Uopdana meluapkan kegembiraanya usai mencetak gol ke gawang Jawa Barat saat pertandingan penyisihan sepak bola putra PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/9/) (foto: istimewa)

Papua-SuaraSikka.com: Tim sepak bola putra Papua berhasil menuntaskan dendam. Tuan rumah membantai juara bertahan Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dengan hasil gemilang, 5-1, Senin (27/9).

Papua gagal melangkah ke Final PON 2016, setelah disudahi Jabar pada babak semifinal. Jabar akhirnya keluar sebagai juara.

Dendam 4 tahun lalu itu pun terus membara. Apalagi bermain di kandang sendiri, menambah keyakinan anak-anak asuhan Eduard Ivakdalam untuk melumat Jabar.

Laga awal penyisihan sepak bola berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura. Papua, Jawa Barat, Maluku Utara dan NTT tergabung dalam Grup A.

Papua tampil agresif sejak kick off. Mereka langsung menggempur pertahanan Jabar dengan memanfaatkan lebar lapangan. Namun beberapa percobaan berhasil dipatahkan barisan pertahanan Jabar.

Papua akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-8. Alpons Migau mengirim umpan silang ke jantung pertahanan Jabar. Arody Uopdana yang berdiri bebas tanpa kawalan menyambutnya dengan tandukan, dan membobol gawang juara bertahan.

Jabar kesulitan mengembangkan permainan. Seluruh lini dikuasai anak-anak Papua. Kesempatan baru diperoleh pada menit ke-23. Sebuah tendangan bebas dari sayap kanan masih sempat dihalau kiper
Adzib Al Hakim Arsyad. Begitu juga mpan silang Ahmad Faisal berhasil ditinju Adzib Al Hakim Arsyad.

Delapan menit berselang, giliran kiper Ade Candra Sena yang dibuat sibuk. Dia berhasil menepis bola eksekusi tendangan bebas Samuel Giedon Balinsa yang menukik tajam ke atas mistar gawang.

Papua terus tampil percaya diri. Mestinya tim tuan rumah bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-40. Ricky Ricardo CGT Cawor menerima umpan di tengah kotak penalti dari Yeter Amohoso. Sayang tembakan finishing melenceng dari target.

Sebelum turun minum, tuan rumah, Ricky Ricardo, kapten kesebelasan Papua membayar kegagalannya melalui assis yang ciamik. Dia berhasil mengecoh Ahmad Faisal, kemudian mengirim umpan tarik ke tengah lapangan. Arody mengeksekusi dengan matang, membuat Papua unggul 2-0.

Memasuki babak kedua, pelatih kepala Jabar Yudhiantara melakukan pergantian dua pemain sekaligus. Dia memasukkan Ilham Mahfudzillah dan Rizki Arohma, menggantikan Hasan Baharudin Al Farizi dan Muhammad Rizqi Darmaparayana.

Keputusan ini belum memberikan perubahan berarti bagi juara bertahan. Sebaliknya, Papua semakin tidak bisa diimbangi.

Baru berjalan menit ke-6, Papua berhasil memperlebar keunggulan melalui gol indah Samuel Gideon Balinsa. Menerima bola liar di dekat area busur kotak penalti, Samuel melewati sedikitnya tiga pemain Jabar sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan Ade Candra Sena.

Unggul 3 gol, Papua mulai kendor. Jabar memanfaatkan situasi ini. Menit ke-53, Muchammad Wildan berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang tuan rumah.

Sayangnya momentum kebangkitan Jabar tidak berlanjut. Sementara Papua segera membalikkan keadaan. Tidak butuh waktu lama, menit ke-57, Ricky Ricardo berhasil menyarangkan bola ke gawang Jabar. Namun gol ini dianulir karena hakim garis telah mengangkat bendera pertanda offside.

Ricky Ricardo baru mencatatkan namanya pada daftar pencetak gol, satu menit sesudah gol dianulir. Sebuah sundulan melambung ke arah tiang jauh, tak mampu diselamatkan
Ade Candra.

Sang kapten ini kemudian melengkapi digdaya tuan rumah, empat menit menjelang waktu normal.

Hasil ini membuat Papua menduduki posisi teratas sementara Grup A. Sementara Jabar berada pada posisi buncit.

Papua akan menjajal Maluju Utara pada Kamis (30/9). Sedangkan Jabar bakal diuji NTT, yang pertama kali merumput pada ajang PON.

Sementara itu, pada pertandingan lain yang juga berlangsung bersamaan Senin (27/9) di Stadion Mahacandra, Jayapura, Jawa Timur membuka penyisihan Grup B dengan kemenangan telak 3-0 atas Sulawesi Selatan.

PON Papua sendiri baru akan dibuka secara resmi pada Sabtu (2/10). Pelaksanaannya hingga Jumat (15/10), berlangsung pada empat lokasi yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Lebih dari 10.000 atlet dan ofisial seluruh propinsi di Indonesia, telah hadir di Papua. Mereka akan merebut 776 medali untuk 47 cabang olah raga.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini