Unipa Maumere Ganti Nama, Ini Penjelasan Rektor

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Oktober 2021 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 374 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unipa Indonesia Angelinus Vincentius

Rektor Unipa Indonesia Angelinus Vincentius

Maumere-SuaraSikka.com: Rektor Unipa Indonesia Angelinus Vincentius buka suara soal pergantian nama Unipa Maumere menjadi Universitas Nusa Nipa Indonesia. Dia pun menjelaskan duduk soalnya.

Angelinus Vincentius mengatakan pergantian nama tersebut karena dorongan dari berbagai pihak. Dia menyebut antara lain Kopertis Wilayah VII Denpasar Kementerian Ristek Dikti RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorongan lain, tambah dia, datang dari pakar pendidikan BAN PT yang datang melakukan assesment lapangan, termasuk pakar yang memberikan kuliah umum seperti Profesor Hendrawan Sutanto dari Universitas Brawijaya.

Selain itu, kata dia, pihaknya mendapat dorongan dari pejabat pemerintah dan tokoh politik Indonesia seperti Mendagri waktu itu Tjahjo Kumolo, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi waktu itu Muhaimin Iskandar yang juga adalah Ketua Umum PKB.

“Inilah yang mendorong Unipa melalui Rapat Senat melakukan penyesuaian nama dengan menambahkan kata Indonesia setelah nama Universitas Nusa Nipa, sehingga menjadi Universitas Nusa Nipa Indonesia,” jelas dia kepada media ini, Senin (11/10).

Kampus Unipa Maumere di Jalan Kesehatan

Dia menjelaskan Rapat Senat terjadi pada 2 Mei 2018. Hasil Rapat Senat kemudian disampaikan kepada Rektor, selanjutnya Rektor mengusulkan kepada Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa selaku Badan Penyelenggara untuk ditetapkan perubahan nama menjadi Universitas Nusa Nipa Indonesia.

“Setelah menerima usulan Rektor, Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa mengembalikan lagi usulan ini kepada Rektor untuk dilakukan sosialisasi internal dan eksternal kepada para pihak guna mendapatkan feedback. Proses sosialisasi dilakukan sejak 2018 hingga akhir tahun 2021,” jelas dia.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Angelinus Vincentius mengemukakan setidaknya terdapat 5 pertimbangan yang melatari pergantian nama tersebut.

Pertama, pergantian nama dimaksudkan agar Unipa menjadi lebih menarik, mempunyai daya saing sesuai perkembangan terkini, mempunyai branding besar, megah dan maju, yang lebih bernilai jual tinggi terutama bagi generasi Z, para calon mahasiswa baru yang lahir mulai tahun 1996.

Kedua, seperti adagium Latin, nomen est omen, nama adalah tanda. Nomenklatur Universitas Nusa Nipa Indonesia menunjukkan makna yang tegas bahwa Nusa Nipa, nama asli Pulau Flores, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

“Dalam perspektif geopolitik tentu memberikan penjelasan bahwa Indonesia itu bukan hanya Bali atau Jawa. Flores juga adalah Indonesia, dan negara harus hadir dengan menjadikan Universitas Nusa Nipa Indonesia sebagai perguruan tinggi negeri pertama di Flores,” jelas dia.

Ketiga, proses internalisasi nilai kebangsaan dipandang penting bagi generasi penerus yang ditunjukkan secara eksplisit dengan mencantumkan nama Indonesia setelah nama Universitas Nusa Nipa.

Menurut dia, nilai kebangsaan menjadi amat penting dan strategis manakala kampus-kampus menjadi sasaran masuknya paham-paham transnasional seperti radikalisme.

Universitas Nusa Nipa Indonesia mempunyai branding sebagai kampus nasionalis karena terdapat 10 nilai yang menjadi pedoman arah dan spirit yang menuntun civitas academika.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Sepuluh nilai itu yakni religius, kebangsaan, jujur disiplin bertanggungjawab, kreatif dan inovatif, mandiri dan tangguh, unggul, profesional, peduli lingkungan, peduli sosial, serta berwawasan nasional dan global.

Keempat, penyesuaian nomenklatur tersebut bertujuan agar menjadikan Universitas Nusa Nipa Indonesia bertransformasi menjadi unggul, mandiri, inovatif, berkarakter dan mampu berkiprah di skala nasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai visi Unipa Indonesia saat ini.

Kelima, iktiar mencapai tujuan tersebut dengan tetap menjaga nilai historis berdirinya Unipa Indonesia yakni Pemkab Sikka dan DPRD Sikka sebagai inisiator dan pendiri.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Nusa Nipa Sabinus Nabu sedang memberikan penjelasan kepada DPRD Sikka

Logo Pemkab Sikka tetap digunakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari logo Unipa Indonesia untuk tetap menjaga nilai historis berdirinya Unipa Indonesia seperti simbol Gunung Egon dan nyala obor dalam bingkai perisai.

“Jadi sama sekali tidak bermaksud untuk mengaburkan nilai histori yaitu adanya peran utama Pemkab Sikka yang telah berjasa besar dalam mendirikan kampus tercinta ini,” jelas dia.

Rektor Unipa Indonesia menjelaskan penyesuaian nama diikuti juga dengan penyesuaian logo universitas.

Dua lingkaran dengan tulisan Universitas Nusa Nipa Indonesia, yang bermakna universal dan berkiprah di tengah dunia.

Di dalam lingkaran terdapat perisai 5 sisi berlatar merah putih sesuai logo Pemkab Sikka untuk menjamin simbol histori lahirnya Unipa. Dan tulisan Tahun 2005 bermakna tahun berdirinya Unipa Indonesia.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru