PKP Minta Pemerintah Manfaatkan Potensi Maritim untuk Angkat Ekonomi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 Januari 2022 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPN PKP Yussuf Solichien memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (15/1)

Ketua Umum DPN PKP Yussuf Solichien memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (15/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Yussuf Solichien mengajak seluruh pihak memanfaatkan potensi maritim menjadi kekuatan ekonomi nasional.

Mantan Komandan Denjaka ini menilai kesejahteraan rakyat dapat terwujud jika potensi maritim dimanfaatkan dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bayangkan berapa banyak tenaga kerja yang terserap dan devisa yang dihasilkan apabila laut kita dikelola dengan baik. Maka PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk memanfaatkan potensi maritim menjadi kekuatan ekonomi nasional,” ujar Yussuf melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/1).

Hal tersebut diungkapkan Yussuf pada peringatan hari ulang tahun PKP ke-23 tahun, bertepatan dengan peringatan Hari Dharma Samudra untuk mengenang Pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962, ketika 25 ABK RI Matjan Tutul gugur dalam Operasi Pembebasan Irian Barat.

Yussuf meminta pemerintah mengorientasikan maritim sebagai kebijakan pembangunan. Terutama dalam upaya pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19.

“Saat ini yang penting adalah political will pemerintah. Kalau ada kemauan pasti ada seribu jalan, sebaliknya kalau tidak ada kemauan ada seribu alasan,” ujar Yussuf.

Menurut dia, tidak ada pilihan bagi bangsa Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dapat menguasai teknologi serta berdaya saing unggul dalam upaya menjadi negara maritim yang besar.

“Indonesia adalah negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia. Potensi maritim kita mencapai 1 triliun USD per tahun atau setara dengan tujuh kali APBN kita saat ini,” ucap Yussuf.

Di bidang perikanan saja, urai dia, potensi Indonesia mencapai 71 juta ton per tahun atau setara dengan Rp 1000 triliun.

PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi garda terdepan dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, serta cita-cita menuju negara maritim dalam bingkai Poros Maritim Dunia.

“Oleh karena itu PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerja sama, bahu membahu dan bergotong-royong membangun bangsa dan karakter bangsa menjadi bangsa yang unggul dan memiliki daya saing kompetitif di era globalisasi ini,” ujar Yussuf.

PKP didirikan pada 15 Januari 1999 oleh Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno dan mantan Panglima ABRI mendiang Jenderal TNI Edy Sudrajat.

Acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Peringatan yang mengambil tema “PKP Melaju, Rakyat Bersatu, Indonesia Maju” tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo secara virtual dan para tokoh bangsa lainnya seperti Jenderal TNI ( Purn) Try Sutrisno.*** (*/eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA