Luar Biasa! SMK Negeri 1 Maumere Cetak Lagi 54 Manusia Kerja

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Juli 2022 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 131 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima pelajar terbaik Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 1 Maumere memperlihatkan sertifikasi keahlian setelah dinyatakan lulus uji sertifikasi, Jumat (1/7)

Lima pelajar terbaik Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 1 Maumere memperlihatkan sertifikasi keahlian setelah dinyatakan lulus uji sertifikasi, Jumat (1/7)

Maumere-SuaraSikka.com: SMK Negeri 1 Maumere tidak henti-hentinya mencetak manusia kerja. Kali ini 54 pelajar Kelas XII Jurusan Teknik Permesinan berhasil lulus uji sertifikasi.

Proses uji sertifikasi berlangsung sejak April hingga Juni 2022. Model yang dilakukan yakni secara praktik dan teori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uji sertifikasi itu sendiri melibatkan Tim Asesor dari PT Langit Laut Biru (LLB) Keuskupan Maumere dan PT ATMI Cikarang.

“Apresiasi untuk adik-adik. Semuanya lulus,” ujar Direktur Operasional PT Langit Laut Biru Dian Setiawati saat acara penutupan kegiatan uji sertifikasi yang berlangsung di Lantai 2 SMK Negeri 1 Maumere, Jumat (1/7).

Para siswa yang dinyatakan lulus uji sertifikasi, langsung menerima sertifikat. Sertifikat dimaksud sebagai modal penting bagi mereka guna bersaing dalam pasaran dunia kerja.

Direktur Operasional PT Langit Laut Biru Dian Setiawati menyerahkan sertifikat keahlian kepada perwakilan pelajar jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 1 Maumere

Beasiswa
Direktur Operasional PT Langit Laut Biru Dian Setiawati menyebutkan sebanyak 54 pelajar yang lulus uji sertifikasi, mendapatkan penilaian yang beragam.

Sebagai apresiasi atas sukses para pelajar, PT Langit Laut Biru berupaya mencarikan donatur untuk memberikan beasiswa bagi 5 pelajar terbaik yang ingin melanjutkan studi pada jenjang pendidikan selanjutnya.

Lima pelajar terbaik yang mendapat rangking tertinggi, yakni Yoga Nurhayat, Paulus Dionisius Mento Muda, Patrisius Ricky Alfandi, Maximus Mayori Leba, dan Petrus Austin Putra Bungsu.

Baca Juga :  Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Seandainya 5 pelajar terbaik tersebut berkeinginan memasuki dunia kerja, kata dia, PT Langit Laut membuka ruang bagi mereka, dengan catatan wajib mengikuti proses seleksi.

Untuk pelajar lainnya, lanjut Dian Setiawati, pihaknya juga akan memberikan perhatian. Dia menyebut misalnya, rencana PT Langit Laut Biru mengadakan 1.000 mesin pengolahan pakan ternak.

Pengadaan mesin sebanyak ini, jelas dia, untuk memenuhi permintaan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja ke perusahaan industri ini beberapa waktu lalu.

“Prinsipnya, berbagai cara akan kami lakukan agar adik-adik ini tidak menganggur,” ungkap Dian Setiawati.

Kepala SMK Negeri 1 Maumere Adelbertus Hasulie sedang memberikan sambutan pada acara penutupan uji sertifikasi Teknik Permesinan

Tangggung Jawab Moral
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Maumere Adelbertus Hasulie mengapresiasi prestasi 54 anak didiknya yang berhasil lulus uji sertifikasi.

Sukses ini, kata dia, berkat kontribusi banyak pihak, seperti para pelajar itu sendiri, guru-guru pembimbing, juga termasuk sekolah.

Pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi bagi 54 pelajar Jurusan Teknik Permesinan, ujar dia, merupakan bentuk tanggung jawab moral SMK Negeri 1 Maumere dalam mempersiapkan lapangan pekerjaan bagi lulusan sekolah tersebut.

“Peran pihak sekolah tidak hanya sebatas mengajar, mendidik dan melatih para siswa, namun harus juga mempersiapkan lapangan kerja,” ungkap dia.

Adelbertus Hasulie menyentil angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Buat dia, banyak faktor penyebab, namun yang paling dominan adalah kualitas sumber daya manusia, khususnya penguasaan teknologi dan keterampilan.

Baca Juga :  Hari Ini Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Maumere, Bersama Sejumlah Mahasiswa UI

Dalam konteks ini, kata dia, kehadiran SMK Negeri 1 Maumere sebagai sebuah institusi pendidikan vokasi harus menjadi bagian dan solusi bangsa.

Alasannya karena melalui sekolah kejuruan akan melahirkan manusia-manusia yang siap kerja, cerdas, dan kompetitif serta berkarakter, yang pada akhirnya menjadi pelaku-pelaku pembangunan.

Adelbertus Hasulie mengatakan tuntutan kualitas yang diminta industri semakin tinggi. Untuk memenangkan kompetisi, kata dia, diperlukan lulusan yang unggul, berkarakter, dan inovatif.

“Seyogyanya harus sudah diantisipasi sejak dini di bangku sekolah agar lulusan SMK dapat berkompetisi. Dan ini yang dilakukan SMK Negeri 1 Maumere,” ungkap dia.

Sebanyak 54 pelajar jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 1 Maumere yang dinyatakan lulus uji sertifikasi

Dia memastikan sertifikasi yang dimiliki 54 pelajar merupakan pintu masuk untuk mengantar mereka memasuki dunia kerja.

Kepada 54 pelajar ini, Adelbertus Hasulie mengingatkan agar senantiasa menjaga martabat SMK Negeri 1 Maumere di mana saja mereka berada, baik ketika melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi, atau pun kalau memilih masuk dalam dunia kerja.

Adelbertus Hasulie juga memberikan apresiasi kepada manajemen PT Langit Laut Biru yang menawarkan beasiswa dan membuka ruang bagi 54 pelajar untuk berada dalam dunia industri perusahaan tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA