Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka mengusulkan pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna di Kota Maumere. Hal ini antara lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Usulan pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Paulus Bangkur saat rapat anggaran bersama Komisi 2 DPRD Sikka, Selasa, (22/11).

Paulus Bangkur mengusulkan anggaran senilai Rp 5 miliar. Lokasi pabrik direncanakan dibangun persis pada lahan yang letaknya di belakang Kantor DKP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gagasan ini, ujar Paulus Bangkur, sudah didalami selama kurang lebih 1 tahun. Dia mengaku rutin melakukan sharing informasi dengan sebuah pabrik pengalengan ikan di Jogyakarta.
“Saya butuh waktu 1 tahun untuk mendalami hal ini. Prospeknya sangat baik, karena itu saya berani usulkan,” ungkap dia.
Paulus Bangkur mengatakan pabrik pengalengan ikan tuna nantinya tidak dikelola Pemkab Sikka. Rencananya pengelolaan pabrik pengalengan ikan tuna akan disewakan kepada pihak ketiga.
Dari model dan mekanisme pengelolaan oleh pihak ketiga, pemerintah daerah akan mendapatkan pemasukan yang dikonversikan menjadi pendapatan asli daerah.
Tidak hanya sekedar memberikan usulan, Paulus Bangkur juga membawa contoh produk pengalengan ikan tuna yang dikerjakan oleh pabrik di Jogjakarta.
Produk dimaksud dengan bahan produksi dasar yakni ikan tuna yang secara khusus dikirim sekitar 200 kilogram dari Kabupaten Sikka.

Dia lalu membagi-bagi contoh produk antara lain kepada Ketua Komisi 2 Alfridus Melanus Aeng, Ketua DPRD Sikka Donatus David yang juga merupakan Koordinator Komisi 2, dan beberapa anggota Komisi 2.
“Hasil produksinya seperti ini,” ujar dia sambil menunjuk produk pengalengan tuna.
Dia menambahkan produk pengalengan ikan tuna dari Kabupaten Sikka, sudah dilirik pengusaha dari Turki, Malaysia, dan Amerika. Hal ini karena ikan tuna dari Kabupaten Sikka diakui kualitasnya.

Setuju
Sejumlah anggota Komisi 2 DPRD Sikka menyetujui pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna sebagaimana usulan yang disampaikan Paulus Bangkur.
Komisi 2 akan merekomendasikan usulan ini untuk dibahas lebih lanjut pada Badan Anggaran.
Simon Subandi Supriadi dari Fraksi PKB menegaskan investasi pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna sangat besar.
Jika gagasan ini direalisasikan, dia mengingatkan agar benar-benar dikelola untuk meningkatkan PAD.*** (eny)















