Tingkatkan PAD, DKP Usul Bangun Pabrik Pengalengan Ikan Tuna

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 22 November 2022 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 213 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh produk ikan tuna kaleng dengan bahan dasar ikan tuna dari Kabupaten Sikka

Contoh produk ikan tuna kaleng dengan bahan dasar ikan tuna dari Kabupaten Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka mengusulkan pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna di Kota Maumere. Hal ini antara lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Usulan pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Paulus Bangkur saat rapat anggaran bersama Komisi 2 DPRD Sikka, Selasa, (22/11).

Kepala DKP Paulus Bangkut di Komisi 2 DPRD Sikka,.Selasa (22/11)

Paulus Bangkur mengusulkan anggaran senilai Rp 5 miliar. Lokasi pabrik direncanakan dibangun persis pada lahan yang letaknya di belakang Kantor DKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagasan ini, ujar Paulus Bangkur, sudah didalami selama kurang lebih 1 tahun. Dia mengaku rutin melakukan sharing informasi dengan sebuah pabrik pengalengan ikan di Jogyakarta.

“Saya butuh waktu 1 tahun untuk mendalami hal ini. Prospeknya sangat baik, karena itu saya berani usulkan,” ungkap dia.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Paulus Bangkur mengatakan pabrik pengalengan ikan tuna  nantinya tidak dikelola Pemkab Sikka. Rencananya pengelolaan pabrik pengalengan ikan tuna akan disewakan kepada pihak ketiga.

Dari model dan mekanisme pengelolaan oleh pihak ketiga, pemerintah daerah akan mendapatkan pemasukan yang dikonversikan menjadi pendapatan asli daerah.

Tidak hanya sekedar memberikan usulan, Paulus Bangkur juga membawa contoh produk pengalengan ikan tuna yang dikerjakan oleh pabrik di Jogjakarta.

Produk dimaksud dengan bahan produksi dasar yakni ikan tuna yang secara khusus dikirim sekitar 200 kilogram dari Kabupaten Sikka.

Ketua DPRD Sikka menunjukkan contoh produk ikan tuna kaleng

Dia lalu membagi-bagi contoh produk antara lain kepada Ketua Komisi 2 Alfridus Melanus Aeng, Ketua DPRD Sikka Donatus David yang juga merupakan Koordinator Komisi 2, dan beberapa anggota Komisi 2.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

“Hasil produksinya seperti ini,” ujar dia sambil menunjuk produk pengalengan tuna.

Dia menambahkan produk pengalengan ikan tuna dari Kabupaten Sikka, sudah dilirik pengusaha dari Turki, Malaysia, dan Amerika. Hal ini karena ikan tuna dari Kabupaten Sikka diakui kualitasnya.

Suasana rapat anggaran antara Komisi 2 DPRD Sikka dan DKP Sikka, Selasa (22/11)

Setuju
Sejumlah anggota Komisi 2 DPRD Sikka menyetujui pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna sebagaimana usulan yang disampaikan Paulus Bangkur.

Komisi 2 akan merekomendasikan usulan ini untuk dibahas lebih lanjut pada Badan Anggaran.

Simon Subandi Supriadi dari Fraksi PKB menegaskan investasi pembangunan pabrik pengalengan ikan tuna sangat besar.

Jika gagasan ini direalisasikan, dia mengingatkan agar benar-benar dikelola untuk meningkatkan PAD.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru