800-an Mahasiswa Unipa Kepung Gedung DPRD Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 26 Februari 2023 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 60 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Unipa Maumere melakukan aksi di halaman Kantor DPRD Sikka, Jumat (24/2)

Mahasiswa Unipa Maumere melakukan aksi di halaman Kantor DPRD Sikka, Jumat (24/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Kurang lebih 800 mahasiswa Universitas Nusa Nipa Maumere bersama puluhan dosen, pegawai, termasuk petugas keamanan kampus mengepung Kantor DPRD Sikka di Jalan Eltari, Jumat (24/2).

Mereka melakukan longmarch dari Kampus Unipa di Jalan Kesehatan, berjalan kaki sekitar 2 kilomerer ke Gedung DPRD Sikka. Konvoi aksi dikawal ketat Satlantas Polres Sikka.

Aksi ini dilakukan menyusul pernyataan Anggota DPRD Sikka Fraksi Partai Hanura Wenseslaus Wege yang dinilai telah mencederai marwah Unipa Maumere.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah media online, Wenseslaus Wege menuding Yayasan Nusa Nipa dan Unipa telah menggelapkan aset Pemkab Sikka selama 16 tahun.

Dia juga menyebutkan bahwa Unipa Maumere didirikan hanya untuk memperkaya kroni-kroninya.

Dua pernyataan tendensius ini dianggap sebagai upaya mencemarkan nama baik Unipa Maumere.

Massa aksi yang didominasi jaket berwarna oranye, tiba di Kantor DPRD Sikka sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka langsung menyebar ke halaman depan Gedung Kantor DPRD Sikka.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Petugas keamanan Polres Sikka bersama pasukan anti huru-hara menjaga ketat aksi ini.

Sejumlah mahasiswa menggelar orasi secara bergantian. Mereka meminta Wenseslaus Wege mengklarifikasi dan menjelaskan pernyataan-pernyataan yang dibuatnya di sebuah media online.

Beberapa orator meneriak lantang agar Wenseslaus Wege segera memberikan klarifikasi di depan massa aksi. Mereka tidak mau klarifikasi dan penjelasan  Wenseslaus Wege disampaikan di ruang paripurna.

Gerry Gobang, Koordinator Aksi

Hal ini dipertegas juga Koordinator Aksi Gerry Gobang, yang juga Pembantu Rektor 1. Dia  memastikan aksi Unipa Maumere lebih kepada menuntut Wenseslaus Wege memberikan penjelasan secara terbuka di halaman Kantor DPRD.

“Kami ingin Saudara Wenseslaus Wege pertanggungjawabkan peryataannya secara terbuka, agar masyarakat bisa mendengarnya,” seru dia melalui pengeras suara.

Wenseslaus Wege yang ditunggu-tunggu ternyata tidak tampil di depan massa aksi. Justeru yang menemui massa aksi adalah Ketua DPRD Sikka Donatus David didampingi Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karimanto Eri.

Donatus David pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kedatangan massa aksi dalam kaitan dengan pernyataan media seorang anggota DPRD Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dia mengatakan DPRD Sikka sebagai sebuah lembaga, diatur dengan regulasi-regulasi. Dalam konteks itu, kata dia, setelah berkoordinasi dengan Koordinator Aksi, tuntutan massa aksi telah disepakati untuk didiskusikan di dalam ruang paripurna.

“Minta maaf, kami tidak bisa hadirkan Wens Wege di tempat ini,” ujar dia langsung disoraki massa aksi.

Dia mengatakan sebagaimana kesepakatan dengan Koordinator Aksi, direncanakan rapat dengar pendapat antara Unipa Maumere dan DPRD Sikka akan dijadwalkan pada 10 Maret 2023 mendatang.

Setelah dialog singkat ini, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sikka meninggalkan massa aksi.

Sementara itu mahasiswa terus melakukan orasi. Kurang lebih setengah jam sesudahnya mereka meninggalkan halaman Kantor DPRD Sikka.

Sehari sebelum menggelar aksi di DPRD Sikka, Kuasa Hukum Unipa Maumere telah melaporkan secara resmi Wenseslaus Wege kepada Polres Sikka dengan dugaan pencemaran nama baik.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru