Di Sikka, Sapi dan Babi pun “Dikorupsi”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023 - 14:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 496 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase ternak sapi dan babi

Kolase ternak sapi dan babi

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus korupsi di Kabupaten Sikka, tidak hanya soal “makan uang” dan penyalahgunaan kewenangan. Faktanya, pengadaan ternak sapi dan babi juga “dikorupsi”.

Kasus ini diangkat oleh Fraksi Partai Golkar melalui Pemandangan Umum Fraksi atas LKPJ Bupati Sikka Akhir Tahun 2022, Selasa (21/3) malam.

Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu mempersoalkan bantuan ternak sapi pada tahun 2021 dan bantuan ternak babi pada tahun 2022 yang dikelola rekanan penyedia melalui Dinas Pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fraksi Partai Golkar, masyarakat dijanjikan akan diantar 4 ekor sapi per kelompok di Desa Meken Detung Kecamatan Kangae. Faktanya, yang diantar hanya 3 ekor.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

“Dinas Pertanian berjanji akan mengantarkan sisanya,  namun sampai sekarang tidak pernah diantar. Ke mana sapi itu?” tanya Antonius Hendrikus Rebu.

Selanjutnya, ujar dia, pada tahun 2022 persoalan terjadi lagi pada bantuan ternak babi untuk masyarakat Desa Namangkewa di Kecamatan Kewapante.

Antonius Hendrikus Rebu mengungkapkan ada 1 ekor babi yang mati pada saat diantar ke kelompok penerima.

“Waktu itu Dinas Pertanian berjanji akan menggantikannya. Namun hingga saat ini tidak pernah diantar. Pertanyaannya adalah ke mana babi itu? Siapa yang memanfaatkan? Masyarakat hanya ditipu oleh oknum di Dinas Pertanian,” ujar Antonius Hendrikus Rebu kesal.

Terhadap persoalan ini, Kepala Dinas Pertanian Yohanes Emil Satriawan memberikan penjelasan melalui Kepala Bidang Produksi Ternak Salestin Y Menak.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Dia menjelaskan untuk tahun 2021, anggaran yang ada di DPA Induk Dinas Pertanian Kabupaten Sikka mengalami refocusing untuk penanganan kasus Covid-19.

“Sehingga tidak ada kegiatan pendistribusian ternak sapi ke masyarakat,  khususnya masyarakat di Desa Meken Detung,” jelas dia, Kamis (23/3).

Sementara terkait bantuan babi untuk kelompok di Desa Namangkewa, Salestin Y Menak mengakui ada babi yang mati.

Dia memastikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan rekanan penyedia. Menurut dia, rekanan penyedia akan melakukan penggantian, karena babi tersebut mati saat masih dalam masa pemeliharaan.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA