
Maumere-SuaraSikka.com: Seorang pria membawa motor nekad menerobos barisan prosesi Bunda Maria. Dia nyaris diamuk massa. Beruntung polisi sempat melindungi dia, dan mengamankan yang bersangkutan ke Mapolres Sikka.
Peristiwa ini terjadi Jumat (19/5) malam sekitar pukul 20.30 Wita, persis di depan Mapolres Sikka Jalan Ahmad Yani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah diamankan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, diketahui pria tersebut adalah Ajudan Bupati Sikka bernama Febrito Ngaji.

Kapolres Sikka melalui Kanit III SPKT Ipda Yermi Y.B Soludale menjelaskan dari mulutnya tercium bau alkohol.
“Kita coba tenangkan dia, tapi agak susah, dia justeru arogan dan melawan aparat yang ada di sini,” terang Ipda Yermi Soludale.
Dalam kondisi demikian, Ipda Yermi Soludale kemudian berkoordinasi dengan SatPol PP. Sekitar pukul 21.31 Wita, personil SatPol PP tiba di SPKT Polres Sikka.

Setelah ditenangkan, akhirnya dia dibawa pulang dengan kendaraan operasional SatPol PP.
Benny Letik, seorang saksi mata menjelaskan umat Katolik saat itu sedang prosesi pengantaran patung Bunda Maria dari umat Lingkungan B1 menuju ke belakang Toko Bogadarma.
“Persis waktu itu sedang ada seremoni penyerahan di depan Kantor BRI. Mendadak datang motor dari arah timur menerobos kegiatan keagamaan,” jelas dia.
Manurut Benny Letik motor melaju dengan kecepatan tinggi, dan bunyi knalpot racing yang membuat bising telinga. Motor tersebut bahkan sudah melewati barikade yang dipasang polisi.
Ajudan Bupati Sikka ini membonceng seorang perempuan. Beruntung perempuan ini cepat bereaksi dengan merampas stir motor, lalu memperlambat laju kendaraan dengan mengerem sambil menurunkan gas.
Beberapa umat yang mengikuti prosesi langsung mendatangi Ajudan Bupati, dan hendak melakukan tindakan kekerasan. Beruntung cepat dihalau polisi yang sedang berada di sekitar lokasi.
“Saya juga sempat amankan dia, tapi malah dia tunjuk-tunjuk saya, sepertinya menantang,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sikka Adeodatus Buang da Cunha yang ada di lokasi kejadian.
Peristiwa ini mendadak tersiar ke tengah masyarakat. Kepala Dinas Kominfo Awales Syukur sempat mendatangi SPKT Polres. Begitu juga Kabag Protokol Setda Sikka Berto Wisu. Namun yang bersangkutan sudah dibawa ke Kantor SatPol PP.*** (eny)




















