
Maumere-SuaraSikka.com: Laga puncak Final Champions 2022/ 2023 musim ini bakal dihelat di Atarturk Olympic Stadium Turki, Minggu (11/6) pukul 02.00 WIB mendatang.
Jika menghitung mundur, laga seru Manchester City dan Inter Milan, semakin dekat, tinggal 17 hari saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seiring dengan itu, dua tim ini terus beraksi untuk menuntaskan sisa pertandingan kompetisi dan turnamen domestik.
Pada Kamis (25/5) dinihari tadi, dua finalis UCL tersebut bermain bersamaan. The Cityzens menghadapi Brighton & Hove Albions pada laga lanjutan Liga Primer Inggris. Sementara Nerazzurri menjalani partai puncak Coppa Italia meladeni Fiorentina.
Hasil berbeda didapatkan kedua tim. Skuad besutan Pep Guardiola yang sudah dinobatkan sebagai juara, berbagi angka dengan lawan. Sedangkan Inter sukses meraih kemenangan untuk menjadi juara.
Bagaimanapun juga, mengingat laga tersebut sudah “tidak penting” lagi untuk Manchester City, maka hasil imbang juga bisa disebut sebagai perolehan positif, karena Brighton masih memburu poin untuk bertahan di zona Eropa.
Namun, ada catatan penting yang bisa ditinjau dari dua pertandingan tersebut, yaitu performa masing-masing striker.

Erling Haaland
Mencetak 36 gol dalam 34 pertandingan EPL sebelum menjalani pertandingan dini hari tadi, Haaland tentu diharapkan bisa terus menambah koleksinya hingga akhir musim ini.
Tetapi, performa Haaland justeru menemui jalan buntu di pertahanan Brighton. Bahkan dia gagal memanfaatkan dua peluang emas di babak pertama, ketika melakukan tandukan dalam posisi bebas dan saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Bagaimanapun juga, dia tetap menjadi sosok manusia biasa yang spesial dengan melakukan assist untuk gol Phil Foden.

Lautaro Martinez
Lautaro Martinez semakin menahbiskan dirinya sebagai pemain sekaligus striker yang paling diandalkan Inter Milan.
Sosok asal Argentina tersebut menjadi aktor utama keberhasilan Nerazzurri menjadi juara Coppa Italia musim ini dengan mencetak brace ke gawang Fiorentina pada pertandingan final dini hari tadi.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Nicolas Gonzale saat laga baru berjalan tiga menit, pasukan Simone Inzaghi akhirnya berhasil bangkit dan mencetak dua gol balasan lewat aksi Lautaro (29′, 37′).
Ini merupakan gelar Coppa Italia kedua secara berturut-turut bagi Inter, setelah mereka juga memenangkan kompetisi tersebut musim lalu usai menaklukan Juventus di partai puncak.
Secara total Nerazzurri telah berhasil memenangkan sembilan Coppa Italia.
Sebagaimana diketahui, Manchester City berhak melaju ke partai final kedua mereka dalam tiga musim terakhir usai sukses membungkam Real Madrid dengan skor agregat 5-1 di babak semifinal.
Sementara itu, Inter Milan juga tidak menemui rintangan berarti di semifinal. Nerazzuri sukses menyingkirkan sang tetangga, AC Milan dengan kemenangan agregat 3-0.*** (*/eny)




















