Pemberhentian Sementara Kadis PKO Sikka, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 27 Mei 2023 - 17:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 130 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales menandatangani berita acara serah terima jabatan, Sabtu (27/5)

Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales menandatangani berita acara serah terima jabatan, Sabtu (27/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kadis PKO Kabupaten Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales mendadak diberhentikan sementara dari jabatannya, Rabu (24/5), oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

Tiga hari setelah pemberhentian sementara, Sabtu (27/5), langsung dilakukan serah terima jabatan kepada Pelaksana Tugas Kadis PKO Robertus Ray yang juga adalah Asisten Administrasi Umum Setda Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberhentian sementara ini menyita perhatian publik di daerah itu. Terutama terkait informasi simpang siur yang terjadi di ruang kerja Kadis PKO Sikka beberapa waktu lalu.

Kadis PKO Sikka sendiri telah membantah dirinya terlibat sebagaimana informasi simpang siur yang beredar di tengah masyarakat.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera menjelaskan pada Sabtu (20/5), seorang perempuan bernama Novi, bersama suami dan keluarga, bertemu Bupati Sikka.

Perempuan yang adalah staf pada Bagian Kepegawaian Dinas PKO itu, melaporkan sebuah kejadian yang menimpa dirinya di Dinas PKO Sikka.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Kejadian itu dugaan pelanggaran disiplin PNS,” ungkap Sekda Sikka tanpa menyebut jelas seperti apa pelanggaran disiplin PNS yang dimaksud.

Ketika ditanya tentang jenis pelanggaran disiplin PNS yang dilakukan Kadis PKO Sikka terhadap perempuan tersebut, Sekda Sikka menjawabnya diplomatis.

“Dugaan sementara adalah pelanggaran terhadap Pasal 5 ayat 1 PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” ujar dia.

Jawaban diplomatis Sekda Sikka ini, sepertinya belum menggambarkan persoalan yang sebenarnya terjadi di Dinas PKO yang melibatkan Kepala Dinas PKO dan staf perempuannya.

Wartawan lalu mempertanyakan informasi simpang siur yang menyebutkan telah terjadi dugaan pelecehan seksual.

“Karena informasi ini masih dalam proses pengolahan, saya belum bisa menyampaikan sejauh itu. Tapi Ibu itu melaporkan demikian,” jawab Sekda Sikka.

Terhadap laporan perempuan ini, Sekda Sikka mengatakan Bupati Sikka telah membentuk Tim Pemeriksa berjumlah 5 orang.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Tim Pemeriksa, kata Sekda Sikka, diperintahkan untuk memeriksa pelapor, Kepala Dinas PKO dan sejumlah saksi. Pemeriksaan berdasarkan kepada PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Dia menambahkan pemberhentian sementara kepada Kadis PKO dilakukan karena yang bersangkutan sedang diperiksa dalam perkara dugaan tindakan pelanggaran disiplin PNS.

Dia menyinggung Pasal 31 ayat (1) PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Pasal 31 menyebut demi kelancaran pemeriksaan, PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin
dan kemungkinan akan dijatuhi hukuman disiplin berat, dapat dibebastugaskan dari jabatannya oleh atasan langsung sejak yang bersangkutan diperiksa.

Sekda Sikka mengatakan sejak diberhentikan sementara, Yoseph Heriyanto Vandiron Sales akan bertugas sebagai staf pada Badan Kepegawaian Daerah dan PSDM Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru