
Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, mendadak viral.
Publik ramai bercerita dengan versi berbeda-beda. Ada versi yang menyudutkan Kadis PKO Sikka, tapi ada juga cerita yang lebih kepada kesalahpahaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Pemeriksa telah menggali keterangan dari 15 saksi untuk meletakkan duduk soal kasus ini secara proporsional.
Dua saksi kunci sudah diambil keterangan, yakni Kadis PKO Sikka, dan seorang perempuan bernama Novi, staf pada Dinas PKO. Perempuan ini disebut-sebut sebagai korban pelecehan.
Hingga kini belum diketahui sejauh mana keterangan yang diberikan dua saksi kunci tersebut kepada Tim Pemeriksa.
Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera membenarkan tidak ada saksi yang melihat langsung peristiwa yang disebut sebagai dugaan pelecehan.
Selain itu, dia juga mengakui lokasi kejadian dugaan pelecehan yakni di ruang kerja Kadis PKO Sikka, tidak ada sarana perekam seperti CCTV.
Tidak ada saksi di tempat kejadian perkara, dan juga tidak ada CCTV, sepertinya menyulitkan Tim Pemeriksa untuk mendapatkan alur peristiwa yang sebenarnya.
Tim Pemeriksa diminta untuk harus lebih berhati-hati menarik benang merah masalah ini, dan tidak boleh berspekulasi dengan membuat kesimpulan yang sumir.
Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera yang dihubungi usai serah terima jabatan Kadis PKO Sikka, Sabtu (27/5), memastikan telah mendalami keterangan dari saksi-saksi.
“Dari keterangan 13 saksi yang kami dalami, kami sudah bisa simpulkan, ada korelasi, korelasinya hampir simetris,” jelas Sekda Sikka yang juga adalah Ketua Tim Pemeriksa.
Sebagaimana diketahui kasus dugaan pelecehan ini dilaporkan oleh Novi, staf pada Bagian Kepegawaian Dinas PKO Sikka kepada Bupati Sikka.
Berdasarkan laporan tersebut, Bupati Sikka membentuk Tim Pemeriksa berjumlah 5 orang. Pemeriksaan berlandaskan regulasi PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Merujuk Pasal 31 PP 94 Tahun 2021, kata Sekda Sikka, Kepala Dinas PKO harus diberhentikan sementara. Bupati Sikka telah menunjuk Asisten Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka.
Serah terima jabatan Kepala Dinas PKO telah dilangsungkan pada Sabtu (27/5). Sejak diberhentikan sementara, Yoseph Heriyanto Vandiron Sales akan bertugas sebagai staf pada Badan Kepegawaian Daerah dan PSDM Kabupaten Sikka.*** (eny)




















