
Maumere-SuaraSikka.com: Perjalanan panjang Liga Champions edisi 2022/2023, bakal berakhir dinihari nanti, Minggu (11/6) pukul 03.00 Wita.
Partai pamungkas mempertemukan Manchester City versus Inter Milan. Duel seru ini bakal digelar di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Turki, dijadwalkan live di SCTV dan Vidio
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bentrok dua finalis ini diprediksi bakal panas. Man City tengah mengejar treble winner. Sementara Inter tidak mau menyerah begitu saja, justeru kian menebar ancaman.

Man City musim ini telah mengalahkan Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier League, juga mengalahkan Manchester United di final Piala FA.
Jika mampu meraih gelar Liga Champions perdananya, maka impian treble pasukan Josep Guardiola akan menjadi kenyataan.
Sebelum ini, hanya ada satu klub Inggris yang pernah meraih treble, yakni Manchester United pada musim 1998/1999 silam.
Status itu tidak akan lagi eksklusif andai musim ini sang rival sekota Man City bisa menyamakannya.

Man City sendiri begitu perkasa dan belum terkalahkan di Liga Champions musim ini. Ini tim tertajam dengan 31 gol, juga memiliki Erling Haaland sang top skor, serta Kevin De Bruyne sang top assist.
Setelah juara di grup, Man City kemudian mengandaskan RB Leipzig, Bayern Munchen, dan juara bertahan Real Madrid untuk mencapai final kedua mereka di kompetisi ini.
Di atas kertas, dengan skuad yang lebih kuat, Man City lebih difavoritkan. Namun, Man City tidak akan menganggap remeh lawan.
Pasalnya, meski sepak terjangnya musim ini tidak sehebat Man City, anak-anak asuh Simone Inzaghi tetap bisa menjadi ancaman yang berbahaya.

Di fase grup, Inter turut andil melempar Barcelona dari Liga Eropa. Setelah itu, dengan Andre Onana yang tangguh di bawah mistar, Inter membuat Porto dan Benfica frustrasi di babak 16 besar dan perempatfinal.
Lalu memenangi derby kontra AC Milan di semifinal, Inter pun menginjakkan kaki di partai puncak.
Lautaro Martinez, Romelu Lukaku, dan eks Man City, Edin Dzeko, adalah beberapa pemain yang bisa menjadi andalan Inter di final nanti.
Meski tidak sebuas Haaland, mereka tetap bisa menjadi ancaman besar buat Man City.
Keberadaan Inzaghi sebagai pelatih juga pantas dijadikan pertimbangan. Dalam tujuh final terakhirnya, mantan arsitek Lazio itu selalu bisa mengantarkan tim-timnya menjadi juara.
Musim ini, meski cuma finis peringkat tiga di Serie A, Inzaghi sudah membawa Inter juara Supercoppa Italiana dan Coppa Italia.

Musim ini sendiri, Italia memiliki tiga wakil di tiga final kompetisi Eropa. Selain Inter, ada Fiorentina di UEFA Conference League, juga AS Roma di Liga Europa.
Namun, dua tim itu sudah kalah di final. Inter adalah harapan tersisa Italia. Itu bisa menjadi beban, atau justeru malah menjadi motivasi bagi mereka.
Man City maupun Inter memiliki keunggulan masing-masing. Strategi, taktik, mental, hingga determinasi benar-benar akan berperan krusial dalam duel penentuan di Istanbul nanti.
Prediksi Starting XI
Manchester City (3-4-2-1): Ederson; Ake, Dias, Walker; Grealish, Rodri, Stones, Bernardo Silva; Gundogan, De Bruyne; Haaland.
Pelatih: Josep Guardiola
Inter Milan (3-5-2): Onana; Bastoni, Acerbi, Darmian; Dimarco, Brozovic, Calhanoglu, Barella, Dumfries; Lautaro Martinez, Dzeko.
Pelatih: Simone Inzaghi.
5 Pertandingan Terakhir
Dinamika final malam ini, antara lain tidak terlepas dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Lima pertandingan terakhir, setidaknya bisa memberi gambaran sejauh mana Man City dan Inter berakselerasi malam nanti.

Manchester City
18-05-23 Man City 4-0 Madrid (UCL)
21-05-23 Man City 1-0 Chelsea (EPL)
25-05-23 Brighton 1-1 Man City (EPL)
28-05-23 Brentford 1-0 Man City (EPL)
03-06-23 Man City 2-1 MU (FA Cup).
Inter Milan
17-05-23 Inter 1-0 Milan (UCL)
21-05-23 Napoli 3-1 Inter (Serie A)
25-05-23 Fiorentina 1-2 Inter (Coppa Italia)
28-05-23 Inter 3-2 Atalanta (Serie A)
03-06-23 Torino 0-1 Inter (Serie A).
Road to Final
Manchester City (Juara Grup G)
Matchday 1: Sevilla 0-4 Man City
Matchday 2: Man City 2-1 Borussia Dortmund
Matchday 3: Man City 5-0 Copenhagen
Matchday 4: Copenhagen 0-0 Man City
Matchday 5: Borussia Dortmund 0-0 Man City
Matchday 6: Man City 3-1 Sevilla
Babak 16 besar leg 1: RB Leipzig 1-1 Man City
Babak 16 besar leg 2: Man City 7-0 RB Leipzig
Perempatfinal leg 1: Man City 3-0 Bayern Munchen
Perempatfinal leg 2: Bayern Munchen 1-1 Man City
Semifinal leg 1: Real Madrid 1-1 Man City
Semifinal leg 2: Man City 4-0 Real Madrid.
Inter Milan (Runner-up Grup C)
Matchday 1: Inter 0-2 Bayern Munchen
Matchday 2: Viktoria Plzen 0-2 Inter
Matchday 3: Inter 1-0 Barcelona
Matchday 4: Barcelona 3-3 Inter
Matchday 5: Inter 4-0 Viktoria Plzen
Matchday 6: Bayern Munchen 2-0 Inter
Babak 16 besar leg 1: Inter 1-0 Porto
Babak 16 besar leg 2: Porto 0-0 Inter
Perempatfinal leg 1: Benfica 0-2 Inter
Perempatfinal leg 2: Inter 3-3 Benfica
Semifinal leg 1: AC Milan 0-2 Inter
Semifinal leg 2: Inter 1-0 AC Milan.

Statistik
Duel seru partai puncak Liga Champions, berikut beberapa statistik yang terekam.
Man City dan Inter belum pernah bertemu sebelumnya. Ini akan menjadi pertemuan perdana mereka.
Ini adalah final Liga Champions Man City yang kedua. Mereka kalah di final pertama (0-1 vs Chelsea 2020/2021).
Pelatih Man City Josep Guardiola sudah pernah 2 kali menjuarai Liga Champions, yakni 2009 dan 2011 ketika menangani Barcelona.
Rekor Man City melawan klub-klub Italia adalah menang 6 kali, seri 6 kali, kalah 4 kali. Man City terakhir kali bertemu klub Italia adalah melawan Atalanta di fase grup Liga Champions 2019/2020 (menang 5-1 kandang, seri 1-1 tandang).
Man City belum terkalahkan di Liga Champions musim ini. Menang 7 kali, seri 5 kali, dan tidak pernah kalah, dengan produktifitas 31 gol dan 5 kebobolan.
Man City adalah tim tertajam di Liga Champions musim ini. Mereka sudah mencetak 31 gol hingga semifinal, sementara Inter cuma mencetak 19 gol.
Striker Man City Erling Haaland adalah top skor sementara Liga Champions musim ini dengan 12 gol. Pencetak gol terbanyak dari Inter adalah eks Man City, yakni Edin Dzeko dengan 4 gol.
Gelandang Man City, Kevin De Bruyne, adalah pendulang assist terbanyak di Liga Champions 2022/2023 sejauh ini dengan 7 assist. Pencetak assist terbanyak dari Inter adalah Federico Dimarco dengan 5 assist.
Inter sudah 5 kali masuk final Liga Champions, di mana mereka 3 kali juara dan 2 kali jadi runner-up.
Inter di final Liga Champions: 1963/64 Inter 3-1 Real Madrid, 1964/65 Inter 1-0 Benfica, 1966/67 Celtic 2-1 Inter, 1971/72 Ajax 2-0 Inter, 2009/10 Inter 2-0 Bayern.
Inter memenangi 7 dari 12 laga terakhirnya melawan klub-klub Inggris, yakni menang 7 kali dan kalah 5 kali.
Pertemuan terakhir Inter dengan klub Inggris adalah melawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions musim lalu (kalah 0-2 kandang, menang 1-0 tandang).
Inter di Liga Champions musim ini Menang 7 kali, seri 3 kali, dan kalah 2 kali, dengan produktifitas 19 gol dan 10 kebobolan.
Inter mencatatkan 8 clean sheet dalam 11 laga terakhirnya di Liga Champions, termasuk 5 clean sheet dalam 6 laga di fase gugur musim ini. Namun, Inter sudah kebobolan total 10 gol, 2 kali lipat dari angka kebobolan Man City.
Sebelum ini, baru ada 4 final Inggris vs Italia di Liga Champions, yang semuanya melibatkan Liverpool. Rekornya seimbang 2-2 (Liverpool 1-1; penalti 4-2 vs Roma 1984, Liverpool 0-1 vs Juventus 1985, Liverpool 3-3; penalti 3-2 vs AC Milan 2005, Liverpool 1-2 AC Milan 2007).
Duel Man City dan Inter malam ini diperkirakam berlangsung seru. Pasar taruhan lebih menjagokan Man City keluar sebagai pemenang.*** (*/eny)







Ikuti Kami
Subscribe












