Kapal Wisata Patah Kemudi Terombang-Ambing di Pulau Komodo, 17 Penumpang Selamat

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan Labuan Bajo mengevakuasi penumpang Pinisi Dragonet, Selasa (11/7)

Tim SAR Gabungan Labuan Bajo mengevakuasi penumpang Pinisi Dragonet, Selasa (11/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan Labuan Bajo berhasil menemukan kapal wisata Pinisi Dragonet 01 yang patah kemudi di perairan Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (11/7).

Kapal tersebut ditemukan pukul 14.00 Wita atau setelah 1 jam operasi pencarian. Saat ditemukan, Pinisi Dragonet sedang terombang-ambing menyusul gelombang tinggi sekitar 1,24-2,5 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua penumpang berjumlah 17 orang dikabarkan selamat dalam peristiwa ini. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 13 penumpang menuju Pelabuhan KSOP Labuan Bajo. Sedangkan 4 anak buah kapal memilih bertahan di kapal guna melakukan perbaikan kemudi.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sesuai manifest, mestinya penumpang kapal berjumlah 18 orang. Mereka terdiri dari 2 wisatawan asal Malaysia, 10 wisatawan Indonesia, 1 Tour Guide, 1 kapten dan 5 ABK.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kecelakaan kapal setelah mendapat informasi dari Tour Guide yang ada di atas Pinisi Dragonet.

ABK memutuskan untuk melego jangkar di Loh Liang Pulau Komodo agar tidak terombang-ambing oleh gelombang yang tinggi.

Dia menjelaskan Tim SAR Gabungan menemukan kapal Pinisi Dragonet yang telah lego jangkar, dan langsung evakuasi 13 penumpang, sedangkan kru kapal memilih untuk bertahan sembari melakukan perbaikan kapal.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

“Kondisi penumpang dalam keadaan sehat  hanya sedikit lemas setelah terombang-ambing sekitar 1 jam di perairan Pulau Komodo,” ujar Supriyanto Ridwan.

Proses evakuasi, lanjut dia, dibantu juga Speed Polair Labuan Bajo. Dia beralasan, saat evakuasi terjadi gelombang yang tinggi, sehingga penumpang sebagian dipindahkan ke Speed Boat Polair.

Sekitar pukul 17.40 Wita Tim SAR Gabungan dan para penumpang tiba di Pelabuhan KSOP Labuan Bajo. Seluruh penumpang langsung kembali ke penginapan masing-masing.*** (eny)

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru