Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Jaksa Agung: Penegakkan Hukum Tegas Hanya Bisa Dilakukan Ketika Tangan Kita Bersih

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 22 Juli 2023 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam membacakan amanat Jaksa Agung dalam apel bendera peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Maumere, Sabtu (22/7)

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam membacakan amanat Jaksa Agung dalam apel bendera peringatan Hari Bhakti Adhyaksa di Maumere, Sabtu (22/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Kejaksaan di seluruh Indonesia memperingati Hari Bhakty Adhyaksa ke-63, Sabtu (22/7). Upacara apel bendera menjadi momen puncak pada peringatan hari penting itu.

Di Kabupaten Sikka, Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam memimpin upacara apel bendera di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sikka di Jalan Sudirman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu Fatoni Hatam membacakan amanat Jaksa Agung Burhanuddin.

Burhanuddin mengajak seluruh anggota korps Adhyaksa, khususnya para jaksa, harus senantiasa mengembangkan diri dalam hal keterampilan hukum dan pengayaan nilai-nilai keadilan. Dengan demikian penegakkan hukum dapat mewujudkan  keadilan tanpa cela.

Dia mengatakan seorang jaksa harus terus mengedepankan hati nurani agar mampu menyeimbangkan neraca hukum, baik hukum yang tersurat dalam hukum positip, maupun yang tersirat dalam hukum yang hidup dalam masyarakat sebagai alas berpijak dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

Jika dalam penegakkan hukum menghadapi keraguan, Burhanuddin memberi sinyal mengunakan hati nurani sebagai kompas moral dalam menggali dan mencari makna keadilan yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

“Penegakkan hukum yang tegas hanya dapat dilakukan ketika tangan-tangan kita bersih dan tidak tersandera dengan berbagai konflik kepentingan,” tegas dia.

Dia beralasan, tanpa pikiran dan hati yang bebas dari berbagai kepentingan, penegakkan hukum hanya akan dilakukan secara tebang pilih berdasarkan kepentingan mana yang diwakilinya dan akan terbebani dalam pengambilan keputusan secara objektif.

“Maka dari itu saya tekankan agar dalam pelaksanaan penegakkan hukum hindarilah hal-hal di luar teknis perkara yang berkaitan dengan konflik kepentingan , sehingga dalam bekerja pun akan terasa nyaman karena dilakukan tanpa beban,” ujar dia.

Burhanuddin mengingatkan agar peringatan Hari Bhakti Adhyaksa jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial belaka.

Dia mengajak agar momentum ini untuk melakukan evaluasi dan instropeksi atas semua pelaksanaan tugas dan fungsi dalam kurun waktu 1 tahun terakhir serta merumuskan straregi untuk dilaksanakan ke depan demi kepentingan masyarakat bangsa dan negara.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Untuk itu mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk terus berbenah diri, merapatkan semangat dalam bekerja dan berkarya dalam mempersiapkan diri menyongsong tantangan dan hambatan yang akan menghadang di hari esok,” ajak Burhanuddin.

Dia juga mengajak agar momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa untuk berkontemplasi dan menginternalisasi nilai-nilai Trapsila Adhyaksa yang merupakan landasan dan jiwa kejaksaan guna meningkatkan kecintaan terhadap pekerjaan dan institusi ini.

Dengan demikian, ujar dia, dapat memotivasi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan performa demi menjaga dan meningkatkan capaian prestasi yang telah ditorehkan.

Hati Bhakti Adhyaksa ke-63 mengambil tema Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis Mengawal Pembangunan Nasional.

Kejaksaan Negeri Sikka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa dengan menggelar berbagai kegiatan, antara lain kegiatan sosial seperti donor darah dan sumbangan air bersih.*** (eny)

Berita Terkait

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru