Mujizat Persami di Rote Ndao

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 13 Agustus 2023 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 196 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad Persami Maumere saat berhadapan dengan Bintang Timur FC pada laga pembuka di Lapangan Paulina Haning-Bullu, Kamis (10/8)

Skuad Persami Maumere saat berhadapan dengan Bintang Timur FC pada laga pembuka di Lapangan Paulina Haning-Bullu, Kamis (10/8)

PERSAMI Maumere baru satu kali bertanding pada Liga 3 ETMC XXXII Rote Ndao.

Hasilnya memang tidak maksimal. Laskar Nian Tana yang diunggulkan, justeru terpeleset di kaki Bintang Timur FC. Kalah tipis 0-1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak pelak, banyak komentar dan tanggapan berseliweran di media-media sosial, tergantung sudut pandang masing-masing.

Kalah di pertandingan awal, bukan pengalaman pertama bagi Persami.

Tahun 2015, ketika bertindak sebagai tim tuan rumah, Persami justeru keok 1-2 dari Persedaya Sumba Barat Daya di laga pembuka. Sekitar 40.000 pendukung sedih.

Kondisi kemudian berbalik. Persami melangkah mulus pada pertandingan selanjutnya. Bahkan “manggung” di partai puncak, dan berhasil merengkuh tropi bergilir untuk ketiga kalinya.

Dua tahun berikut di Kota Ende, datang sebagai juara bertahan, Persami justeru mencatat kisah tragis.

Pada laga awal, Tim Hijau Putih
berlutut di kaki PSN Ngada, raja sepak bola NTT. Mereka pun pulang sedu, tanpa satu kali menang di babak penyisihan.

Pengalaman kalah di awal laga penyisihan juga terjadi di Kabupaten Malaka Tahun 2019. Persami dibungkam 1-4 oleh tim tuan rumah Persemal Malaka.

Pada babak penyisihan, Persami dikepung 5 tim dari daratan Timor. Tak ayal Hijau Putih lebih dulu pamit karena gagal ke babak berikut.

Kini, 2023 di Rote Ndao. Nasib Persami seperti di ujung tanduk. Dua laga sisa, menjadi pertarungan hidup mati bagi Persami.

Nasib Persami Maumere di ujung tanduk

Ronaldus Yovandi Sambi dan kawan-kawan ditunggu dua kekuatan yang tidak bisa dianggap enteng: Persena Nagekeo dan Perseromd Rote Ndao.

Tidak ada pilihan bagi Persami selain meraih 6 poin di dua pertandingan terakhir. Hanya dengan itu juara ETMC 2015 ini bisa lolos otomatis ke babak berikut.

Nasib Persami sesungguhnya ditentukan pada laga kedua melawan Persena Nagekeo, Senin (14/8) besok. Partai ini bakal berlangsung seru, karena dua tim ini sama-sama menderita kalah pada pertandingan pertama.

Persami dan Persena sama-sama butuh poin penuh. So, laga ini bakal berlangsung ketat.

Tim yang kalah di partai kedua nanti, hampir pasti angkat koper, dan siap kembali ke Flores menyeberangi Pukuafu.

Tapi ada skenario lain. Bisa juga tim yang kalah mengadu nasib untuk beradu pada posisi peringkat ketiga terbaik. Yah, harus dengan sejumlah catatan. Kondisi yang susah-susah gampang.

Jika Persena Nagekeo yang kalah, peluangnya lebih terbuka, karena di pertandingan terakhir bakal bertemu Bintang Timur FC. Itu pun dengan catatan, Bintang Timur FC kalah dari Perserond Rote Ndao.

Nasib berbeda dialami Persami jika kalah dari Persena Nagekeo. Hijau Putih harus berhadapan dengan Perserond Rote Ndao di laga terakhir. Cukup sulit bagi Persami Maumere membendung tim tuan rumah.

Superior Perserond Rote Ndao terlihat saat menang tipis atas Persena Nagekeo. Pola permainan yang apik, dengan kualitas individu dan kualitas tim yang layak menuju partai pamungkas.

Apalagi dukungan ‘pemain keduabelas’, bisa menjadi teror mental yang meruntuhkan nyali anak-anak Persami.

Suka tidak suka, Persami harus ambil 3 poin penuh dari Persena Nagekeo, sambil berharap Bintang Timur FC tumbang di kaki Perserond Rote Ndao.

Sehingga biar pun nantinya kalah di laga terakhir, Persami masih menyimpan asa, apalagi jika Persena Nagekeo melumat Bintang Timur FC.

Dengan modal 3 poin, Persami masih bisa beradu untung untuk lolos otomatis atau merebut 1 tiket melalui peringkat ketiga terbaik.

Skema terakhir ini memposisikan Persami, Persena Nagekeo, dan Bintang Timur, sama-sama mengoleksi 3 poin. Alhasil, komposisi peringkat grup ditentukan sesuai regulasi Liga 3.

Langkah Persami di Rote Ndao, seperti mujizat saja. Pelatih Kepala M Sukron, tidak boleh “berjudi” dengan Dewi Fortuna.*** (vicky da gomez)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru