Kasus Sunat Tunjangan Guru Daerah Terpencil, Bupati Sikka Tidak Kasih Keterangan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 17 September 2023 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 259 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus sunat tunjangan guru daerah terpencil di Dinas PKO Sikka, sejauh ini masih kabur air. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo juga tidak mau memberikan keterangan.

Padahal masalah ini diangkat secara resmi oleh Fraksi PKB melalui Pemandangan Umum Fraksi atas KUAPPAS Perubahan APBD 2023, Kamis (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehari sesudahnya, dalam Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi, Bupati Sikka sama sekali tidak merespons persoalan yang diangkat Fraksi PKB.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Secara terpisah, Kepala Dinas PKO Sikka Germanus Goleng juga belum memberikan pernyataan yang jelas terkait masalah ini.

“Terkait informasi ini kami masih telusuri di Dinas, karena masalah di Tahun 2022,” jawab dia.

Sebagaimana diberitakan, kasus sunat tunjangan guru daerah terpencil disuarakan Fraksi PKB Sikka di ruang sidang paripurna DPRD Sikka.

Ketua Fraksi PKB Sikka Yoseph Don Bosko mensinyalir tidak dibayarnya tunjangan daerah terpencil TA 2022 kepada lebih dari 30 guru penerima tunjangan.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Menurut Yoseph Don Bosko, informasi yang diterima Fraksi PKB bahwa dana yang tidak dibayarkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 900 juta.

“Ini terjadi karena ada oknum-oknum nakal dan rakus di Dinas PKO yang secara tidak bertanggungjawab melakukan penggelapan dana tunjangan daerah terpencil,” tegas dia.

Yoseph Don Bosko secara khusus meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini.*** (eny)

Berita Terkait

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru