Keterlibatan politik semacam itu diwujudkan dalam tindakan profetis, etis, dan praktis untuk membangun sebuah tatanan dunia berdasar nilai-nilai Injil.
“Keterlibatan Gereja Indonesia dalam politik sering tidak terlaksana secara efektif karena banyak alasan. yang terutama, sebagian besar warga Gereja mempunyai pandangan bahwa politik itu semata-mata kotor, licik, penuh intrik dan persaingan,” ujar dia.

Faktor lainnya, menurut dia, adalah Gereja lokal kurang menekankan perannya di bidang sosial dan amal kasih atau mendorong umat Katolik untuk terlibat dalam isu-isu sosial-politik, termasuk tidak menekankan dimensi sosial-politik Gereja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akhirnya, Gereja kurang mampu mengkomunikasikan pandangan dan sikapnya terhadap isu-isu sosial-politik dalam Gereja dan untuk masyarakat luas.
“Oleh karenanya kegiatan seminar ini dimaksudkan untuk menjadi sarana untuk membantu mengembangkan pendidikan politik bagi umat Katolik di Keukupan Maumere,” ujar dia.
Setidaknya terdapat 3 tujuan dari pelaksanaan kegiatan pendidikan politik.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












