Lestarikan Warisan Budaya Leluhur, Dinas Pariwisata Sikka Gelar Pelatihan Tenun Ikat

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 845 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penenun tenunan ikat sedang mengikuti mekanisne pewarnaan dan pembuatan motif tenun ikat di Hotel Permata Sari Maumere, Rabu (6/12)

Para penenun tenunan ikat sedang mengikuti mekanisne pewarnaan dan pembuatan motif tenun ikat di Hotel Permata Sari Maumere, Rabu (6/12)

Emma Irmina Puli menjelaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor penting yang diandalkan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional karena banyak memberikan nilai tambah, menguatkan citra, dan identitas bangsa.

Sejalan dengan itu, kata dia, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka juga terus menggalakkan program kegiatan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Salah seorang narasumber membawakan materi desain motif tenun ikat

Subsektor kriya, kata dia,  merupakan satu dari 3 subsektor unggulan ekraf yang menjadi unggulan di Sikka, dalam hal ini kriya tekstil atau tenun ikat.

Dia menambahkan tenun ikat tidak hanya menyentuh aspek sumber daya pegiat tenun. Tetapi yang tidak kalah penting, ujar dia, yakni makna filosofis yang kuat dan sangat dihormati masyarakat karena merupakan warisan budaya leluhur.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

“Seiring perkembangan zaman, pemahaman akan makna filosofis mulai memudar, dan hanya sebagian saja yang masih memaknainya dengan benar,” ujar dia.

Untuk itu, lanjut dia, selain bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan, motivasi, kemampuan pelaku kreatif tenun ikat dalam menghasilkan karya-karta kreatif yang berdaya saing dan memiliki nilai jual dalam industri pariwisata.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru