


Maumere-SuaraSikka.com: Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 telah ditetapkan pada 14 Pebruari 2024. Momentum politik ini bertepatan dengan peringatan Hari Rabu Abu bagi umat Katolik.
Dalam tradisi Katolik, Rabu Abu merupakan hari pertama masa Pra Paskah dalam liturgi tahunan gerejawi. Hari tersebut ditentukan jatuh pada hari Rabu, 40 hari sebelum hari Paskah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Umat Katolik di dunia merayakan Rabu Abu dengan menggelar perayaan liturgi di Gereja. Saat itu umat yang datang ke Gereja, dahinya diberi tanda salib dari abu yang sudah diberkati, sebagai tanda pertobatan.
Pemilu dan Rabu Abu yang beririsan waktu, tentu saja menjadi persoalan tersendiri bagi umat Katolik yang juga adalah warga negara Indonesia.
Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu, selaku pemimpin Gereja tertinggi di Keuskupan Maumere menanggapi dua momentum penting ini dengan mengambil sikap strategis yang sangat bijaksana.
“Sebagai umat Gereja Katolik dan sekaligus warga negara, Kami mengimbau umat Allah Keuskupan Maumere untuk mengambil kegiatan penuh dalam dua kegiatan itu,” imbau Uskup Maumere pada Jumat (26/1).
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












