Maumere-SuaraSikka.com: Warga Kecamatan Kota Baru Kabupaten Ende yang menjadi korban terkam buaya, akhirnya ditemukan di sekitar pohon mangrove di Sungai Bele, Senin (6/5) pagi.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Tidak diketahui bagian mana saja yang hilang akibat terkaman buaya. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibungkus dalam kantong mayat, dan kemudian dievakuasi ke rumah duka.
Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan pencarian terhadap korban terkaman buaya dilaksanakan sejak Minggu (5/5) pagi. Namun hasilnya masih nihil, sehingga dilanjutkan lagi pencarian pada hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan pencarian hari kedua dimulai dari pukul 06.30 Wita. Tim SAR Gabungan mulai melaksanakan Operasi SAR dengan penyisiran permukaan air di sekitar muara Sungai Bele. Mereka menggunakan Rubber Boat 30. Selanjutnya dilakukan penyisiran sekitar tepi sungai menggunakan 1 unit Drone Maumere.

“Sekitar pukul 10.30 Wita, Tim Sar Gabungan berhasil menemukan korban dengan jarak 1 kilometer dari perkiraan Koordinat LKK. Korban dalam kondisi meninggal dunia,” jelas dia melalui rilis yang diterima media ini.
Tim SAR Gabungan yang terlibat yakni 5 orang Kansar Maumere, 7 orang dari Polsek Maurole, 1 orang dari Lanal Maumere, 2 orang dari BKSDA Sikka, 2 orang dari Dit Polair Polda NTT, 8 aparat Desa Bele, serta keluarga Korban dan masyarakat setempat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












