Warga Ende Korban Terkam Buaya Ditemukan Tidak Utuh di Sekitar Pohon Mangrove

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 Mei 2024 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 665 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban terkaman buaya di Sungai Bele, Senin (6/5)

Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban terkaman buaya di Sungai Bele, Senin (6/5)

Sedangkan alut yang digunakan yakni 1 unit Rubber Boat 30 PK Kansar Maumere, 1 unit Rapid Land Kansar Maumere, 1 buah Aqua Eye, 1 unit Drone DJI Mavic Pro Platinum/Drone Lama Kansar Maumere, 1 set Palsar Air, dan 1 set Emergency Kit.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Kecamatan Kota Baru Kabupaten Ende dikabarkan diterkam buaya saat sedang memancing ikan di Sungai Bele, Sabtu (4/5) malam.

Yosten, laki-laki 31 tahun yang naas itu, merupakan warga Kota Baru Kecamatan Kota Baru. Saat ini Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan Yosten bersama 2 kawannya memancing ikan di aliran Sungai Bele sekitar pukul 21.00 Wita. Yosten memancing ikan persis di muara sungai, sedangkan 2 rekannya jauh dari muara sungai.

“Saat kedua temannya memancing, mereka mendengar suara teriakan korban dari arah muara. Dua teman ini bergegas mendekati muara,  dan sempat melihat buaya telah menerkam korban dan membawa korban ke dasar air muara Sungai Bele,” terang Supriyanto Ridwan melalui keterangan pers yang diterima media ini, Minggu (5/5) pagi.

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Melihat peristiwa tersebut, 2 rekan korban segera pulang, dan selanjutnya memberi tahu keluarga korban. Keluarga korban melanjutkan informasi tersebut ke Basarnas Maumere untuk dilakukan upaya pencarian.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru