Partai Nasdem Sikka Pakai Lembaga Indikator Politik, Survei Bersama PDIP Dibatalkan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 869 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua dan Sekretaris Partai Nasdem Sikka

Ketua dan Sekretaris Partai Nasdem Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Rancangan survei bersama antara PDIP Sikka dan Partai Nasdem Sikka akhirnya dibatalkan atau tidak terjadi. Sepertinya dua partai politik ini berbeda dalam pilihan lembaga survei.

Partai Nasdem Sikka menggunakan lembaga survei nasional yakni Indikator Politik. Hal ini diketahui dari surat DPD Partai Nasdem Sikka kepada bakal calon yang mendaftar di partai politik tersebut.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Padahal sebelumnya DPC PDIP Sikka melalui surat penyampaian kepada bakal calon yang mendaftar di PDIP Sikka menyebutkan survei dilakukan secara bersama-sama antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka
dan DPD Partai Nasdem Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei bersama ini, menurut PDIP Sikka, menggunakan Lembaga Survei Nasional
yang tergabung dalam Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia
(ALSHCI). Lembaga survei yang dipakai adalah Losta Institute.

Baca Juga :  Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan "Pasal Karet" dan "Multitafsir"

Media ini mendapat informasi, Partai Nasdem telah melayangkan surat kepada 10 bakal calon yang
telah menyatakan kesediaan untuk disurvei oleh Indikator Politik.

Biaya survei sebesar Rp 175.000.000 merupakan tanggungan bersama 10 kandidat yang telah menyatakan kesediaan untuk disurvei. Masing-masing kandidat dibebankan biaya Rp 17.500.000.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas
Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC
Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari
Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak
132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih
TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka
Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Jumat, 10 April 2026 - 21:37 WITA

Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC

Jumat, 10 April 2026 - 09:51 WITA

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WITA

132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 08:49 WITA

TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WITA

Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:37 WITA

Meski Terkendala Jaringan, Dinas PKO Sikka Lakukan Proses Pembayaran TPG THR dan Gaji 13

Berita Terbaru

Ibu dan anak di Kojagete dikabarkan hilang sejak 1 April 2026

Daerah

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:51 WITA