Jaringan HAM Sikka Keberatan Tersangka TPPO Dilantik Jadi Wakil Rakyat

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2024 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 821 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator TRuK Suster Fransiska Imakulata sedang orasi menyatakan sikap penolakan pelantikan Yuvinus Solo alias Joker, Senin (26/8)

Koordinator TRuK Suster Fransiska Imakulata sedang orasi menyatakan sikap penolakan pelantikan Yuvinus Solo alias Joker, Senin (26/8)

“Nah sekarang kepentingan negara mau dikorbankan/dibiarkan dan mengutamakan kepentingan pribadi tersangka Yuvinus Solo yang telah melakukan kejahatan luar biasa. Mengapa APH biasa-biasa saja? Ada apa?” kritik Jaringan HAM.

Ketiga, dengan pelantikan ini, APH menunjukkan sikapnya secara jelas untuk mengabaikan para korban dan berada di pihak pelaku.

“Lihatlah para korban dan keluarganya, ada yang menjanda, kehilangan ayah pencari nafkah, mereka yang lain menderita lahir/batin,” teriak lantang Suster Fransiska Imakulata.

Dia menambahkan bahwa pemilik mobil yang mengantar para korban ke pelabuhan, kini dituntut untuk membayar uang biaya pinjam pake mobil yang disita. Jika info ini benar, ujar Suster Fransiska Imakulata, maka pemilik mobil yang sudah jadi korban, justeru dikorbankan lagi.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Keempat, dalam sumpah tersangka Yuvinus Solo menyatakan akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Apakah memperdagangkan orang termasuk tujuan nasional? Bukankah tujuan nasional adalah melindungi segenap bangsa Indonesia bukan memperdagangkannya?” tanya Suster Fransiska Imakukata.

Berita Terkait

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru