Jalani 18 Item Pemeriksaan Kesehatan, Ansy-Jane Siap Bertarung dalam Kondisi Prima

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 11:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 313 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan kesehatan Ansy Lema dan Jane Natalia di Rumah Sakit Ben Mboi Kupang, Jumat (30/8)

Pemeriksaan kesehatan Ansy Lema dan Jane Natalia di Rumah Sakit Ben Mboi Kupang, Jumat (30/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Ben Mboi Kupang, Jumat (30/8).

Pemeriksaan kesehatan merupakan salah tahapan dalam rangkaian kegiatan Pemilihan Kepala Daerah. Tahapan ini diatur melalui Keputusan KPU Nomor 1090 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pemeriksaan Kesehatan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024

Pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah dilaksanakan untuk menilai status kesehatan kandidat serta mengidentifikasi kemungkinan adanya ketidakmampuan secara jasmani dan rohani yang dapat mengganggu kemampuan menjalankan tugas dan kewajiban.

Ansy Lema dan Jane Natalia mendatangi RS Ben Mboi pada pukul 07.00 Wita. Pasangan dengan tagline Ajaib (Ansy Jane Itu Berkat) ini didampingi Komisoner KPU NTT Jemris Fointuna dan Komisioner Bawaslu NTT.

Baca Juga :  Seruan Camat Tanawawo di Sikka: Budayakan Membaca 30 Menit Setiap Hari

Setelah mengurusi administrasi, setengah jam kemudian tim dokter mulai melakukan pemeriksaan kesehatan. Kurang lebih 8 jam Ansy-Jane mengikuti dengan sungguh dua fase pemeriksaan kesehatan, yaitu jenis dan lama pemeriksaan serta kriteria gangguan kesehatan.

“Total ada sekitar 18 item pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter,” ungkap Ansy Lema didampingi Jane Natalia.

Berita Terkait

Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD
Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler
70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain
Tim Polda NTT Kena Prank, Gula Halus Dikira Sabu, 2 Terduga Pelaku Dibebaskan
Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu
Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit
Aklamasi buat Us Bapa,  Pimpin Lagi Golkar Sikka
Seruan Camat Tanawawo di Sikka: Budayakan Membaca 30 Menit Setiap Hari
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WITA

Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:48 WITA

Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:39 WITA

70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:32 WITA

Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:13 WITA

Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit

Senin, 4 Mei 2026 - 18:23 WITA

Aklamasi buat Us Bapa,  Pimpin Lagi Golkar Sikka

Senin, 4 Mei 2026 - 09:10 WITA

Seruan Camat Tanawawo di Sikka: Budayakan Membaca 30 Menit Setiap Hari

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:14 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Ketua DPRD Desak Segera Bikin Telaahan, Bupati Mengaku Belum Dapat Angka Pasti

Berita Terbaru

Fransisco Soarez Pati

Opini

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

Defri Ngo

Opini

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA