“Bapa kini telah pergi, menutup mata untuk selamanya, sapaan kami tidak didengar lagi. Kami akan mengantar engkau ke tempat peristirahatanmu yang terakhir,” seru Pater Buyung sedih.
Pada momen haru itu, Pater Buyung memohon Uskup Emeritus mendoakan semua umat Keuskupan Maumere agar tidak tercerai-berai dan tetap mengikuti ajaran Yesus.
“Oh Amang Moang Bispu, Nokerua Tawa Tana, Amang tati napung, Amang gesar detung, beli rahmet ata Serani. Nora leron ena oras tei, Ama batu bere leu matan, Ama ela peke leu ba’a tilun, odi ami ma tung Ama lau nitu natar, ma sera Ama lau noan kloang. Ma deri sai lau nitu natar, ma gera sai lau noan kloang. Oh Amang Moang Bispu, kamang ngaji beli ami mogan sawen riwun Serani Keuskupan Maumere. Kamang ami lopa sira wirang, kamang ami moret depo Yesus naruk nimun,” demikian doa penyambutan yang dibawakan Pater Buyung dalam Bahasa Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah jenazah disemayamkan, dilanjutkan dengan Ibadat singkat. Kemudian para umat yang sudah berada di Lepo Bispu boleh memberikan penghormatan terakhir kepada Uskup Emeritus.
Tampak dua saudari Uskup Emeritus duduk di dekat peti jenazah. Keduanya dikelilingi anak-anak dan cucu. Isak tangis mewarnai suasana duka atas kepergian Uskup Emeritus.
Sebagaimana diketahui, Uskup Emeritus Kuekuskupan Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira, SVD meninggal dunia, Selasa (8/10) pukul 16.45 Wita di RSUD TC Hillers Maumere.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












