Peluang Menang Ansy-Jane di NTT Semakin Terbuka Setelah Dapat Dukungan dari Pemilih Prabowo-Gibran

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 13:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 199 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan terbatas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy-Jane

Suasana pertemuan terbatas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy-Jane

Maumere-SuaraSikka.com: Hasil terbaru Lembaga Survei Indikator Politik yang dirilis Rabu (9/10), semakin terang memberikan peluang menang kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto.

Selain basis konstituen partai pendukung Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) serta Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Siaga), ternyata pemilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 lalu, juga memberikan dukungan besar kepada Ansy-Jane.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data hasil Pemilu 2024 menyebutkan pemilih Prabowo-Gibran di NTT 61,8%. Hasil survei Indikator Politik menunjukkan 34,6% pemilih melabuhkan pilihannya kepada Ansy-Jane, disusul 28,1% untuk Melki-Johni, dan 26,0% memilih Siaga.

“Pemilih Prabowo-Gibran di NTT cenderung memilih Ansy-Jane. Tapi ada juga yang cukup banyak memilih pasangan Melki-Johni dan Simon-Adrianus,” ucap Peneliti Utama Indikator Dr Rizka Halida dalam konferensi pers, Rabu (9/10) lalu.

Rupanya tidak hanya pemilih Prabowo-Gibran saja. Pemilih Ganjar-Mahfud di NTT sebesar 32,9%. Survei memastikan 43,7% memilih Ansy-Jane. Begitu juga 5,3% pemilih dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di NTT, sebesar 39,3% mendukung Ansy-Jane.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Fakta ini menarik karena pasangan calon Melki-Johni diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang merupakan partai pengusung Prabowo-Gibran. Pasangan ini mendapatkan dukungan dari 11 parpol yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, PSI, PPP, Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Gelora, PAN, Partai Demokrat, PKN, dan Prima.

Menurut dia, jika mengikuti hasil Pilpres, seharusnya mayoritas masyarakat NTT juga memilih Melki-Johni. Namun sebaliknya, pemilih di NTT cenderung memberikan pilihannya pada pasangan Ansy-Jane.

Ini berarti pemilih di NTT adalah pemilih yang lebih melihat pada sosok figur  yang dinilai berkualitas.

Di sisi lain, basis pendukung parpol pengusung Melki-Johni maupun Siaga juga mendukung Ansy-Jane. Koalisi parpol yang mendukung masing-masing calon tidak seluruhnya tegak lurus dengan keputusan elit partai.

“Dalam literatur ilmu politik, ini disebut sebagai split ticket voting. Artinya, terdapat pilihan yang tidak linear antara keputusan partai dengan aspirasi atau preferensi konstituen,” terang Prof Burhanuddin Muhtadi, Pendiri Lembaga Indikator Politik Indonesia.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Dalam pemilihan secara langsung, terutama dalam konteks pemilihan kepala daerah, tidak serta merta calon yang diusung koalisi raksasa dapat menang. Kondisi ini diakibatkan konstituen bisa saja memiliki preferensi tokoh yang berbeda.

Data menunjukkan empat 4 dari 11 parpol yang masuk dalam KIM pengusung Melki-Johni, namun pemilih parpol tersebut justeru menjadi pendukung terbesar pasangan Ansy-Jane.

Ambil contoh, Partai Demokrat. Sebanyak 44,7% konstituen Partai Demokrat mendukung pasangan dengan tagline Manyala Kaka, sementara hanya 21,3% mendukung Melki-Johni.

Adapun, Indikator melakukan survei pada tanggal 28 September 2024 hingga 5 Oktober 2024 dengan 2.720 responden. Tingkat toleransi kesalahan atau margin of error sekitar plus minus 2,6% pada tingkat kepercayaan 95%.

Pada simulasi tiga pasangan calon, pasangan Ansy-Jane menempati urutan pertama dengan persentase suara 36,6%. Lalu, pasangan Melki Laka Lena-Johni Asadoma pada posisi kedua dengan 27,4%, dan pasangan Simon Petrus Kamlasi-Andrianus Garu dengan 23,9%.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA