Dia mengatakan Ansy Lema berani mengambil keputusan meninggalkan jabatan sebagai anggota DPR RI Periode 2024-2029, demi menjalankan perintah PDI Perjuangan menjadi Calon Gubernur NTT.
“Ansy bukan orang yang ambisi mendapatkan jabatan. Dan dia maju menjadi Calon Gubernur tidak sekedar gagah-gagahan. Saya tahu betul proses dan keputusan, penuh pertimbangan,” ujar AHP.
AHP mengatakan NTT bukan sebuah propinsi yang luar biasa seperti propinsi lain. Karena itu NTT membutuhkan seorang gubernur energik, yang jalan mengelilingi seluruh pelosok di NTT, bertemu dan mau mendengar warga masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ansy adalah orang muda yang cerdas, dan paham persoalan di NTT,” ungkap AHP.
Politisi murah senyum ini juga mengumbar kekaguman kepada Jane Natalia Suryanto. Menurut AHP, Jane Natalia sudah memiliki segalanya, tapi mau berkorban menjadi pelayan masyarakat NTT.
“Jane sudah punya semua, dia dari keluarga orang berada, pendidikan tinggi, pernah kerja di berbagai negara, kerja sosial di Papua, NTT, lalu memilih melayani NTT. Dia juga mau berkorban, bukan datang cari jabatan di sini,” ujar AHP.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












