



Maumere-SuaraSikka.com: Paska Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus, Minggu (3/11) dinihari, ribuan warga Kabupaten Flores Timur mengungsi ke Kabupaten Sikka, daerah yang paling dekat dijangkau dari lokasi bencana.
Data menunjukkan warga yang mengungsi berasal dari Kecamatan Ile Bura dan Kecamatan Wulanggitang. Jumlah mereka sebanyak 388 KK atau 1.337 jiwa. Diperkirakan jumlah pengungsi masih akan terus bertambah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ribuan pengungsi 2 kecamatan dari Kabupaten Flotim tersebut mengungsi di Kecamatan Talibura dan Kecamatan Kewapante. Sejumlah pengungsi yang menempati posko, ada yang mengungsi ke rumah warga, dan ada juga ke rumah biara.
Terhadap kondisi ini, Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera, Senin (4/11), melakukan monitoring ke lokasi pengungsian. Dia didampingi Komandan Lanal Maumere Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro.
Ikut terlibat pada kegiatan monitoring yakni Pasintel Lanal Maumere Kapten Laut (P) Sentot Widodo, Camat Talibura Lazarus Gunter, Kabag Protokol & Komunikasi Pimpinan Setda Sikka Petrus Roberto Lori, Sekretaris BPBD Sikka M Al Karim, dan Kabid Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Sikka Don Indra I Franky.
Sebanyak 177 KK atau 595 jiwa menempati Posko Pengungsi SDK Katolik Hikong di Desa Hikong Kecamatan Talibura. Di tempat ini terdapat 73 lansia, 48 anakz dan 6 ibu hamil.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












