Dampak Letusan Gunung Lewotobi, 1.337 Warga Flotim Ungsi ke Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 313 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera melakukan monitoring pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Talibura, Senin (4/11)

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera melakukan monitoring pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Talibura, Senin (4/11)

Lalu 195 KK atau 610 jiwa menempati Posko Pengungsi Boganatar di Aula Paroki Gereja Kringa Desa kringa Kecamatan Talibura. Terdata 41 lansia, 33 anak, 5 ibu hamil dan 2 disabilitas.

Selanjutnya 75 orang dari Biara Susteran SSpS Hokeng mengungsi ke Biara Susteran SSpS Santo Gabriel di Desa Namangkewe Kecamatan Kewapante. Mereka terdiri dari 15 biarawati, 15 calon biarawati, 10 karyawati, dan 35 anak asrama.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Kabar terbaru hari ini, Selasa (5/11), menyebutkan karyawati dan anak-anak SMPK Sanctisima penghuni asrama sudah dijemput orang tua masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu 8 KK atau 30 jiwa mengungsi di runah warga di Desa Nangahale Kecamatan Talibura. Begitu juga 8 KK atau 27 jiwa mengungsi di rumah warga di Desa Timu Tawa Kecamatan Talibura.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Selain melalukan monitoring, Pemkab Sikka juga mulai mendistribusikan bantuan seperti indomie, telur ayam, air mineral, masker, obat-obatan dan alas tidur.

Untuk antisipasi bertambahnya jumlah pengungsi, Pemkab Sikka akan mendirikan Posko Pengungsian yang baru. Selain itu juga akan dibangun dapur umum di pusat pengungsian SD Hikong dan Aula Pastoran Boganatar.*** (eny)

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru