Aksi kemanusiaan Ansy Lema cukup menarik. Dia mendatangi setiap tenda pengungsian yang ada untuk menyapa, memberikan penguatan, dan mendengar langsung kebutuhan apa saja yang saat kini masih sangat dibutuhkan para korban.
Kepada para korban erupsi, Ansy Lema mengungkapkan rasa empati yang mendalam. Dia menyampaikan bahwa saat ini sebagai manusia yang beriman, hal yang dapat dilakukan adalah memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa mendapatkan perlindungan dan musibah ini dapat cepat berlalu.
Ansy Lema lalu menceritakan pengalaman serupa yang pernah dialaminya kala bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa Flores pada tahun 1992. Karena itu, dirinya dapat mengalami perasaan senasib dan sepenanggungan terhadap para korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berdoa biar Tuhan yang atur, Tuhan gerakkan hati banyak orang untuk bantu. Saya yakin pasti akan ada banyak orang yang bantu. Saya dulu juga pernah merasakan ini waktu gempa dan tsunami tahun 1992. Waktu itu saya tidur hanya beratapkan langit,” cerita dia.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sikka Konstantia Arankoja dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka Rudolfus Ali menyambut baik kedatangan dan bantuan kemanusiaan yang diberikan Ansy Lema.
Konstantia Arankoja menjelaskan bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah alat penampung air. Pejabat asal Adonara itu menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Ansy Lema.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











