Kunjungi Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi di Sikka, Ansy Lema Sempat Aduk Nasi di Dapur Umum

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 15:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 398 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur Ansy Lema sedang mengaduk nasi di dapur umum Pos Lapangan Penanganan Pengungsi di Waigete Kabupaten Sikka, Rabu (13/11) malam

Calon Gubernur Ansy Lema sedang mengaduk nasi di dapur umum Pos Lapangan Penanganan Pengungsi di Waigete Kabupaten Sikka, Rabu (13/11) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Batal melaksanakan Kampanye Akbar di Maumere, Calon Gubernur NTT Ansy Lema memilih mengunjungi Pos Lapangan Penanganan Pengungsi di Waigete Kabupaten Sikka, Rabu (13/11) malam.

Calon Gubernur NTT berusia 48 tahun itu sempat menyambangi dapur umum. Dia lalu meminta izin mengaduk-aduk nasi yang sedang di tanak di dapur umum. Sambil bercerita nostalgia tentang bencana tsunami tahun 1992 lalu, Ansy Lema tampak sigap mengaduk nasi hingga matang.

Nasi yang ditanak itu merupakan makan malam bagi 630 pengungsi yang berada di Pos Lapangan Pengungsian Waigete. Pengungsi ini adalah korvam terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur.

Calon Gubernur NTT Ansy Lema menyerahkan bantuan secara simbolis

Para pengungsi berasal dari Desa Kringa, Desa Hikong, Desa Timutawa, Desa Ojan, dan Desa Udak Dueng. Semuanya terletak di wilayah Kecamatan Talibura, daerah yang paling dekat dengan pusat bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Ansy Lema membawa sejumlah bantuan kemanusiaan bagi para korban. Bantuan terdiri dari sembako, peralatan mandi, peralatan khusus bayi dan perempuan, tempat penampungan air seperti ember dan gayung, masker, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Jadi kami sudah berusaha untuk cari tahu bahwa penampungan air di sini susah. Karena itu, kami bawa ember dan gayung. Selain itu ada bantuan lainnya seperti sembako, peralatan khusus bayi dan perempuan, dan masih banyak lagi. Ini adalah wujud perhatian, simpati dan kepedulian kami,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru