



Maumere-SuaraSikka.com: Warga Flores Timur yang mengungsi ke Kabupaten Sikka, tidak hanya ke Kecamatan Talibura, Kecamatan Kewapante, dan Kecamatan Alok. Ternyata ada 24 warga yang mengungsi ke Kecamatan Mego.
Sebanyak 24 warga tersebut diidentifikasi berasal dari Kecamatan Wulanggitang. Mereka adalah 17 warga Desa Pante Oa dan 7 warga Desa Hewa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara keseluruhan 24 pengungsi ini terdiri dari 9 laki-laki dan 15 perempuan. Terdapat 9 orang dewasa, di antaranya 4 ibu rumah tangga. Juga ada kelompok rentan seperti 3 balita, 1 bayi, 2 anak, dan 1 lansia. Selain terdapat 10 pengungsi berstatus pelajar.
Informasi yang dihimpun media ini, para pengungsi dari Pante Oa dan Hewa ini mengevakuasi diri secara mandiri sejak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Minggu (3/11) lalu. Mereka mengungsi ke rumah keluarga di Desa Dobo Nuapu’u.
Wakapolres Kompol Nofi Pusu kemudian ke Dobo Nuapu’u, Jumat (15/11) untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada 24 warga Flotim tersebut.
Dia didampingi Kabag SDM AKP Susanto, Kapolsek Paga Iptu Ferdinandus Do, Kepala SubSektor Mego Aiptu Vincentius F. Ama, personil Bagian SDM, serta personil SubSektor Mego dan Personil Polsek Paga.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












